SEMARANG — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) memastikan kelancaran arus balik Lebaran 1447 Hijriah dengan melakukan peninjauan langsung terhadap operasional kapal. Kegiatan ini dilakukan di KM Lawit yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jumat (3/4) dini hari.
Peninjauan dipimpin Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI, Nuraini Dessy, didampingi Kepala Cabang PELNI Semarang Yuniati Fatimah serta Vice President Usaha Komersial Berryl Insanul Firdaus. Monitoring dilakukan untuk memastikan operasional kapal berjalan lancar, kesiapan layanan tetap optimal, serta kondisi penumpang selama arus balik tetap terjaga.
Dessy mengatakan, pihaknya ingin memastikan secara langsung kondisi di lapangan agar kualitas pelayanan tidak menurun meski terjadi lonjakan jumlah penumpang.
“Kami memantau secara real time kondisi di atas kapal agar pelayanan tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.
Hingga 2 April 2026, penjualan tiket Angkutan Lebaran PELNI tercatat mencapai 623.237 penumpang atau sekitar 97,2 persen dari total proyeksi 641.025 penumpang. Sementara realisasi arus balik mencapai 306.228 orang, dengan puncak tertinggi terjadi pada 30 Maret 2026 sebanyak 28.243 penumpang.
Menurut Dessy, tingginya angka tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut PELNI masih kuat. Ia menegaskan, seluruh armada terus dioperasikan dengan mengedepankan prinsip keselamatan, nihil kecelakaan, serta pelayanan prima.
Dalam kesempatan itu, Dessy juga menyapa sejumlah penumpang KM Lawit. Beberapa di antaranya mengaku terbantu dengan kebijakan diskon tiket sebesar 30 persen yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.
Sementara itu, Kepala Cabang PELNI Semarang Yuniati Fatimah menyebutkan, selama periode Angkutan Lebaran sejak 6 Maret hingga 2 April 2026, jumlah penumpang di Semarang mencapai 27.427 orang. Rinciannya, sebanyak 9.188 penumpang naik dan 18.239 penumpang turun.
Khusus pada KM Lawit, tercatat 1.400 penumpang naik dan 233 penumpang turun. Tingginya jumlah penumpang naik menunjukkan bahwa Semarang masih menjadi salah satu pintu utama arus balik di Jawa Tengah.
“Kami terus memastikan pelayanan dan keamanan di lapangan berjalan lancar,” kata Yuniati.
PELNI menegaskan komitmennya untuk menjaga standar pelayanan transportasi laut nasional agar perjalanan arus balik Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
Sebagai informasi, KM Lawit merupakan salah satu kapal penumpang milik PELNI yang melayani rute Surabaya–Sampit–Semarang–Kumai–Semarang–Karimun Jawa–Semarang–Sampit–Surabaya, dengan nakhoda Capt. Alfon Teguh Pribadi.
Saat ini PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dengan singgah di 75 pelabuhan. Selain itu, terdapat 30 trayek kapal perintis yang menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP), dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. PELNI juga mengoperasikan 18 kapal rede serta melayani 8 trayek tol laut dan satu trayek khusus kapal ternak.***












