Ketua DPRD Jateng Sumanto: Tradisi Mudik Berdampak Pada Perputaran Ekonomi

Sakti Setiawan
Rabu 03 April 2024, 11:39 WIB
Ketua DPRD Jateng Sumanto memberikan sambutan pada Rapat Forkompimda Menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024. (Sumber:  | Foto: dok)

Ketua DPRD Jateng Sumanto memberikan sambutan pada Rapat Forkompimda Menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024. (Sumber: | Foto: dok)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM- Ketua DPRD Jateng Sumanto mengapresiasi jajaran TNI-Polri yang setiap tahun menjaga situasi Kamtibmas agar para pemudik tetap aman dan nyaman.

Menurutnya, tradisi mudik akan berdampak signifikan terhadap perputaran ekonomi. Semua potensi ekonomi tersebut hanya bisa terwujud bila masa mudik dan balik berjalan aman dan lancar.

Sumanto mengungkapkan hal tersebut pada Rapat Forkompimda Menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024 di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin 1 April 2024. Acara dihadiri jajaran Forkompimda dan instansi terkait seperti Bulog, Pertamina, dan PLN.

"Kami mengapresiasi Kapolda dan seluruh jajaran kepolisian. Di saat Lebaran, beliau-beliau ini nggak pernah cuti karena harus menunggui yang mudik. Mudik itu mulih dhisik, mereka yang merantau kembali ke kampung halaman saat Idul Fitri dan nantinya akan balik lagi ke perantauan," ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar ini mengungkapkan, tumpuan keamanan dan kenyamanan para pemudik ada pada TNI-Polri dan seluruh jajaran. Karena itu DPRD Jawa Tengah selalu siap memberikan dukungan anggaran.

"DPRD tak mengurangi sedikit pun anggaran untuk bisa menjaga keamanan Provinsi Jawa Tengah," ujarnya.

Politisi yang berpotensi meraih suara terbanyak di DPRD Jateng ini menambahkan, mudik merupakan budaya di masyarakat yang telah berlangsung turun-temurun. Masyarakat yang bekerja keluar daerah akan pulang setahun sekali saat Lebaran untuk berkumpul bersama keluarga. Tradisi tersebut terbukti berdampak pada perputaran roda perekonomian di banyak sektor.

"Orang merantau setahun lebih duitnya disimpan, dihabiskan waktu Lebaran, kalau perlu hutang-hutang. Mereka ingin bertemu keluarga untuk bersilaturahmi, kangen-kangenan," paparnya.

Karena itu, lanjutnya, perlu ada pengamanan dan penjagaan khusus agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan pada momen pergerakan masyarakat secara besar-besaran tersebut. Terlebih Kementerian Perhubungan memprediksi potensi pergerakan masyarakat saat libur Lebaran 2024 ini mencapai 193,6 juta orang. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2023 yang mencapai 123,8 juta orang. 

Sumanto mengatakan, potensi pergerakan ekonomi dalam rangka Hari Raya Idul Fitri akan tercapai jika momentum mudik dan balik berjalan lancar. Ia juga meminta instansi terkait meminimalisir kemacetan pada jalur-jalur mudik.

"Beberapa tahun lalu mungkin masih ingat Tragedi Brexit, bagaimana susahnya orang mau mudik. dengan susah payah, panas-panasan ingin ketemu keluarganya. Kita semua berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi," katanya.

Menurutnya, DPRD Jateng bersama Forkompimda bertugas menjaga masyarakat saat merayakan Hari Raya Idul Fitri. Sumanto berharap tradisi mudik bisa memberi kebahagiaan bagi masyarakat.

Pemprov Jateng sendiri memprediksi pergerakan orang masuk dan melintas Jateng pada masa mudik tahun ini mencapai 18,23 juta orang. Diperkirakan, puncak arus mudik terjadi pada 6-7 April 2024. Sementara puncak arus balik diprediksi pada 14-15 April 2024.

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana mengatakan, kesiapan infrastruktur jalan secara umum dalam kondisi baik. Pada jalan nasional di Provinsi Jateng dan DIY sepanjang 1.887,29 kilometer, dipetakan terdapat 68 titik rawan kemacetan di Jawa Tengah. Termasuk, jalan yang sempat terendam banjir di Demak dan Kudus, saat ini telah bisa dilalui.

“Untuk jalur pantura, yang kemarin tergenang air dari Demak ke Kudus, saat ini sudah surut, dan jalan tersebut sudah diperbaiki. Saatnya nanti para pemudik akan mudik, ini sudah bisa dipergunakan,” terangnya.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan pihaknya telah menyiapkan jalur bagi pemudik yang akan datang maupun melintasi Jawa Tengah.

“Jateng tetap menjadi barometer mudik karena merupakan Central of Java. Kita siapkan jalur mudik itu sendiri, jalur tol, pantura, jalur tengah, pansela, dan JJLS (jalur jalan lintas selatan),” ujarnya. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Umum24 Februari 2026, 11:42 WIB

Kabar Baik Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, Bantuan Beras untuk 35 Juta Keluarga

Pemerintah luncurkan stimulus Ramadan 2026: diskon tiket pesawat 18%, bantuan pangan untuk 35 juta keluarga, subsidi pupuk dan energi demi pertumbuhan 6%.
Kabar Baik Jelang Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, 35 Juta Keluarga Dapat Bantuan (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Bisnis23 Februari 2026, 13:26 WIB

Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja yang solid pada awal 2026, perkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Bisnis18 Februari 2026, 12:42 WIB

Laba Moncer dan Fundamental Solid, Analis Pasang Target Harga Tinggi untuk Saham BMRI

Bank Mandiri terus menjaga disiplin pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Bank Mandiri. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya16 Februari 2026, 20:00 WIB

Rayakan Imlek 2577 di Sam Poo Kong, Wali Kota Agustina Tegaskan Harmoni Jadi Kekuatan Kota

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa perayaan Imlek menjadi simbol kuat harmoni dan keberagaman di Kota Semarang.
 (Sumber: )