7 Fakta Kemalingan Massal di Bus Rosalia Indah Diduga Ada Kongkalikong: Sudah Lebih dari 40 Kasus

Noorchasanah Anastasia
Kamis 21 Desember 2023, 10:53 WIB
Fakta-fakta kemalingan massal di bus Rosalia Indah yang viral, sudah lebih dari 40 kasus terungkap. (Sumber : X @Widino - InfoSemarang.com)

Fakta-fakta kemalingan massal di bus Rosalia Indah yang viral, sudah lebih dari 40 kasus terungkap. (Sumber : X @Widino - InfoSemarang.com)

Ramai terkait kabar pencurian barang di dalam bus Rosalia Indah yang dialami oleh sejumlah penumpang namun hingga kini tak mendapat ganti rugi dari pihak PO bus.

INFOSEMARANG.COM - Fakta-fakta terkait pencurian di dalam bus Rosalia Indah yang ramai dibahas di media sosial karena banyak penumpang sudah menjadi korban.

Bermula dari sebuah cuitan dari akun @Wiradino yang mengaku kehilangan iPad saat bepergian menggunakan bus Rosalia Indah dari Wonosobo ke Ciputat.

Simak sejumlah fakta rangkuman dari pengakuan korban hingga klarifikasi pihak PO Rosalia Indah sejak ramai dibahas pada Rabu 20 Desember 2023.

Baca Juga: Fakta Terbaru Ongkek Maut di Jalan MT Haryono: Pemotor Diduga Tabrak Kucing Bukan Dilempar Helm

Bus Rosalia Indah

Dari pengakuan para korban, kebanyakan bus Rosalia Indah paling sering menjadi lokasi kehilangan barang mereka yang bepergian jauh menggunakan bus ini. Meski faktanya tak hanya terjadi pada bus Rosalia Indah saja, namun ada PO bus lainnya.

Modus selalu sama

Modus yang digunakan oleh para maling ini juga selalu sama, yakni dengan mengganti barang curian dengan sebuah buku tebal yang diisi dengan potongan ubin. Selain itu, bagian zipper atau resleting tas tempat para penumpang menyimpan barangnya sengaja dilem agar penumpang kesulitan membukanya selama di lokasi kejadian.

Respons Rosalia Indah selalu template

Setiap penumpang yang menjadi korban kemalingan di dalam bus, pihak Rosalia Indah selalu memberi jawaban serupa. Hanya cuci tangan, mereka selalu berprinsip bahwa penumpang kehilangan barang bukan menjadi tanggung jawab pihak bus.

Barang elektronik

Dari pengakuan sebagian besar penumpang, barang yang selalu menjadi incaran selalu barang elektronik. Mulai dari ponsel, tablet hingga laptop.

Terjadi sejak lama

Kasus pencurian di bus Rosalia Indah ini sudah sejak lama terjadi. Bahkan ada penumpang yang kehilangan laptop pada 2012 lalu. Namun ia baru menuliskan kesaksiannya sejak kasus ini viral karena tidak pernah mendapat respons baik dari pihak bus.

Lebih dari 40 kasus

Dari rangkuman warganet di media sosial, tercatat sudah lebih dari 40 kasus yang muncul terkait peristiwa kemalingan di bus Rosalia Indah, diperkirakan masih akan terus bertambah karena viralnya kasus ini.

Klarifikasi Rosalia Indah

Seusai mendapat protes terkait tak ada itikad bertanggung jawab, pihak Rosalia Indah mengaku akan melakukan investigas kepada para awak bus. Karena banyaknya kasus serupa, diduga ada kongkalikong komplotan maling dengan awak bus.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )