Bukti Kiki MCI 11 Sakit Hati dengan Pernyataan Willgoz Soal Beda Level Pendidikan dengan Chindo

Arendya Nariswari
Jumat 01 Desember 2023, 19:31 WIB
Bukti Kiki MCI 11 Sakit Hati dengan Pernyataan Willgoz Soal Beda Level Pendidikan dengan Chindo (Sumber : Instagram/@kiki.mci11)

Bukti Kiki MCI 11 Sakit Hati dengan Pernyataan Willgoz Soal Beda Level Pendidikan dengan Chindo (Sumber : Instagram/@kiki.mci11)

INFOSEMARANG.COM - Kiki MCI 11 tak berhenti disorot oleh publik, usai kalah dari Belinda dan disebut-sebut sebenarnya lebih layak menjadi juara ketimbang rival semasa grand final yang ia hadapi.

Tidak sedikit warga masyarakat yang heran, sebab Kiki MCI 11 dinilai memiliki skill mumpuni untuk menjadi juara.

Bahkan beberapa pihak berasumsi ada unsur rasisme di dalam ajang pencarian bakat memasak tersebut.

Baca Juga: Bank Indonesia Tarik Peredaran 3 Pecahan Uang Logam Berikut, Masih Bisa Ditukar Sampai Batas Ini

Salah satu pihak yang sempat membahas acara MasterChef Indonesia season 11 itu ialah Chef Willgoz.

Sang juara MasterChef Indonesia season 3 itu memang sempat memberikan statement perihal beda beckround pendidikan Chindo dengan orang lokal.

Siapa sangka, saat live TikTok, Kiki tampaknya mengaku sakit hati dengan pernyataan Willgoz meski tak menyebut langsung nama sang chef kenamaan itu.

"Ada satu orang ya, dia udah lumayan famous lah. Dia bilang gara-gara lulusan luar negeri. Kalo orang Indo kan biasanya di negeri (SMK), itu aku sakit hati sih," ungkap Kiki yang video Live TikToknya diunggah kembali oleh akun Twitter @convomfs.

Baca Juga: Patah Hati Diselingkuhi Pacar, ART di Jaktim Tewas Gantung Diri

Tak cuma menyinggung perasaan seseorang yang bersekolah di negeri, menurutnya Willgoz juga secara tidak langsung menyentil dinas pendidikan.

"Soalnya kan gimana ya, itu nyenggolnya udah bukan nyenggol aku si bang, itu nyenggol dinas pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia. Kalian mau sekolah di SMK kek mau di mana kek, jangan takut, jangan minder, belajar yang bener," pungkasnya.

Tidak sedikit warganet yang juga setuju dengan pernyataan Kiki MCI 11 tersebut.

Baca Juga: Geger Cha Eun Woo ASTRO Punya Akun X Pribadi, Warganet: Akhirnya!

Kalimat yang sempat diungkapkan oleh Chef Willgoz tentunya sangat tidak layak dan mengandung unsur diskriminasi.

"Dibilang beda level nggak sih? Balikin aja Ki, iya kita beda level attitude, di luar negeri nggak diajarin sopan santun kayaknya," ungkap salah seorang warganet.

"Sakit hati lah, dikata lulusan SMK dan sekolah dalam negeri tidak kompeten ya kali," timpal warganet lainnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:27 WIB

Dugderan 2026: Agustina Wilujeng Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Kolosal dan Inklusif

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. (Sumber: )
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:22 WIB

Kepesertaan PBI Dinonaktifkan, Agustina Wilujeng Pastikan Warga Tetap Terkover UHC Kota Semarang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak akan membiarkan warganya kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan status tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)
Semarang Raya05 Februari 2026, 21:22 WIB

TPS Bugen Diresmikan, Buka Peluang Ekonomi Pilah Sampah Warga Tlogosari Wetan

TPS Bugen dirancang tidak hanya sebagai lokasi penampungan sampah sementara, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan gerakan sadar lingkungan bagi masyarakat setempat.
Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan.  (Sumber:  | Foto: dok.)