Hati-hati, Kenali Tanda HP Disadap dari Jarak Jauh, Salah Satunya Boros Baterai

Elsa Krismawati
Selasa 17 Oktober 2023, 13:16 WIB
Ilustrasi : kenali tanda HP disadap dari jarak jauh (Sumber : freepik)

Ilustrasi : kenali tanda HP disadap dari jarak jauh (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Pengguna perangkat seluler harus meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap ancaman penyadapan yang semakin merajalela akhir-akhir ini.

Penjahat siber menggunakan berbagai trik untuk mencuri data berharga dari dalam smartphone Anda.

Memang, tanda-tanda hp disadap dapat dengan mudah diidentifikasi, dan mengenali mereka adalah langkah awal yang penting untuk melindungi diri Anda.

Baca Juga: Lowongan Kerja PT KAI untuk D3, D4, S1 dan S2, Rekrutmen Dibuka 17-21 Oktober 2023

5 tanda-tanda hp disadap

Untuk memahami lebih rinci, berikut adalah 5 tanda mungkin bahwa ponsel Anda sedang disadap, seperti yang dilansir oleh Techlicious:

1.Masalah Baterai

Salah satu indikasi kuat bahwa ponsel Anda mungkin telah disusupi adalah masalah yang muncul pada baterai.

Jika tiba-tiba baterai ponsel Anda terkuras dengan sangat cepat tanpa alasan yang jelas, Anda harus curiga.

Baca Juga: WOW! Ini 7 Manfaat Bangun Pagi Untuk Kesehatan, Nomor 6 Pasti Disukai Wanita

Meskipun penurunan kinerja baterai secara alamiah terjadi seiring penggunaan, namun malware atau aplikasi mata-mata yang tersembunyi bisa menguras daya baterai dengan tujuan mengirimkan informasi ke server penjahat.

2. Performa Lambat

Perangkat seluler yang terpengaruh oleh penyadapan sering mengalami penurunan performa, di mana aplikasi menjadi sulit diakses dan ponsel terasa melambat.

Beberapa aplikasi mungkin bahkan tetap berjalan meskipun Anda telah menutupnya atau merestart ponsel Anda.

Baca Juga: Sopir Truk Dikeroyok 3 Awak Bus Sugeng Rahayu di Banyumanik, Diduga Gara-gara Senggolan Spion

Ketika ponsel disadap, malware dapat menguras sumber daya, menyebabkan konflik dengan aplikasi lain.

3. Konsumsi Data Tinggi

Selain baterai, peretas juga cenderung menguras kuota data korban.

Biasanya, korban baru menyadari hal ini ketika menerima tagihan yang melonjak atau melihat penggunaan data internet yang tidak wajar.

Ini disebabkan oleh malware atau aplikasi mata-mata yang terus beroperasi, mengirimkan data kembali ke server milik para pelaku.

Baca Juga: Perhatikan! Ini Tanda-tanda Anak Kecanduan Game Online

4. Panggilan atau Pesan Aneh

Anda harus waspada jika ada panggilan atau pesan singkat dari nomor yang tidak dikenal atau tampak mencurigakan.

Anda bisa memeriksa tagihan telepon Anda untuk memastikan tidak ada biaya yang tak dikenali terkait dengan penggunaan ini.

5. Iklan Pop-up

Perlu dicatat bahwa tidak semua iklan pop-up menunjukkan bahwa ponsel Anda telah disusupi.

Meskipun begitu, pengguna harus tetap waspada jika mereka sering melihat iklan pop-up di perangkat mereka.

Baca Juga: Pasca Putusan MK, Partai Gerindra Berkomunikasi dengan Gibran Rakabuming Raka, 4 Nama Bacawapres Prabowo Masih Dipertimbangkan

Iklan pop-up ini bisa menjadi indikasi adware yang menyerang ponsel, yaitu salah satu jenis malware yang menghasilkan uang melalui iklan dan klik yang diterima dari korban.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)