Berwisata Keliling Semarang Gratis Naik Bus Tingkat "Denok Kenang", Begini Cara Mendaftar Penumpang Perorangan dan Rombongan

Galuh Prakasa
Senin 10 Juli 2023, 10:48 WIB
Berwisata keliling Semarang gratis dengan bus wisata "Denok Kenang". (Sumber : Instagram @buswisata_kotasemarang)

Berwisata keliling Semarang gratis dengan bus wisata "Denok Kenang". (Sumber : Instagram @buswisata_kotasemarang)

INFOSEMARANG.COM -- Ingin menikmati wisata keliling kota Semarang dengan nyaman? Bus tingkat "Denok Kenang" bisa menjadi pilihan tepat untukmu.

Bus ini tidak hanya diminati oleh masyarakat Kota Atlas, tetapi juga mendapatkan perhatian wisatawan dari luar daerah.

Pada masa liburan sekolah seperti sekarang, bus wisata Denok Kenang nyaris tidak pernah beristirahat. Permintaan untuk naik bus ini terus berdatangan dari berbagai kalangan.

Bukan hanya warga Semarang, tapi juga rombongan wisatawan dari daerah lain seperti Kuningan, Jawa Barat, serta ibu-ibu pengajian dari berbagai daerah.

"(Masyarakat, Red) Antusias, masih 'full', penuh, terus. Kemarin 'full' enggak pernah berhenti. Hampir tiap hari enggak pernah ada vakumnya," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P Martanto dikutip dari Antara, 10 Juli 2023.

Baca Juga: Ini Dia Sederet Keuntungan Ikut Program Management Trainee Perusahaan, Masih Ragu?

Endro menyampaikan bahwa masyarakat atau wisatawan tidak perlu khawatir tentang biaya. Hingga saat ini, penggunaan bus wisata Denok Kenang masih digratiskan.

Pelayanan yang terbaik tetap diberikan kepada masyarakat, baik dari Semarang maupun luar kota yang ingin menikmati keliling kota.

"Gratis, sementara ini gratis. Alhamdulillah, kami sampai sekarang masih bisa melayani. Ya, kami berpikir semata-mata untuk memperkenalkan Kota Semarang," ujarnya.

Jadwal keberangkatan bus wisata Denok Kenang sehari ini mencakup tiga kali perjalanan. Namun, penambahan jadwal dapat dilakukan sesuai dengan permintaan yang masuk.

Untuk menaiki bus ini, Kamu dapat langsung datang ke Museum Ranggawarsita dengan membawa kartu identitas. Setiap identitas berhak mendapatkan dua tempat duduk.

Baca Juga: Awas Gigi Bisa Gigis, Jangan Biarkan Anak Ngempeng sambil Tidur

Khusus untuk penumpang perorangan atau umum jadwal yang tersedia hanya di hari Sabtu dan Minggu.

Sementara untuk penumpang rombongan, terlebih dahulu harus mengirimkan surat permohonan dengan peserta maksimal 60 orang kepada Kepala Dishub Kota Semarang, dengan jadwal perjalanan menyesuaikan antrean.

Terdapat beberapa rute yang dilalui oleh bus wisata Denok Kenang. Dimulai dari Museum Ranggawarsita, bus ini akan melintasi berbagai tempat menarik di Semarang seperti Kalibanteng, Jalan Jenderal Sudirman, Tugu Muda, Jalan Imam Bonjol, Stasiun Poncol, Kota Lama (Titik 0 Kilometer), Jalan Pemuda, Balai Kota, Lawang Sewu, Tugu Muda, Jalan Pandanaran, Simpang Lima, pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran, Kampung Pelangi, Taman Kasmaran, Kaligarang, Sam Poo Kong, Pamularsih, dan berakhir kembali di Museum Ranggawarsita.

Dengan bus tingkat "Denok Kenang," kamu dapat menikmati perjalanan wisata yang nyaman dan menarik di kota Semarang.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)