Warga Senang Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Tanggul Laut di Semarang, Berharap Cepat Selesai

Sakti Setiawan
Senin 17 Juni 2024, 19:17 WIB
Presiden Joko Widodo mengunjungi proyek pembangunannya tanggul laut  Tambaklorok, Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot.)

Presiden Joko Widodo mengunjungi proyek pembangunannya tanggul laut Tambaklorok, Kota Semarang. (Sumber: | Foto: dok Humas Pemkot.)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM - Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke proyek pembangunannya tanggul laut atau sheet pile di Kampung Tambaklorok, Kota Semarang menjadi mimpi yang terbayarkan bagi warga setempat.

Bagaimana tidak, harapan warga Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara itu terhindar dari rob diperhatikan langsung oleh orang nomor satu di Indonesia.

"Kalau kehadiran Pak Jokowi kali ini memang sangat diharapkan warga Tambaklorok," kata Slamet, Ketua RW 16 Kelurahan Tanjungmas, seusai kunjungan Presiden Jokowi, Senin 17 Juni 2024.

Dia mengatakan kunjungan Presiden Jokowi di Kampung Tambaklorok merupakan yang ketiga kalinya, setelah pada 2014, dan 2019 silam.

"Dari awal dulu kunjungan menjanjikan tanggul laut atau sheet pile sekarang terpenuhi," katanya.

Slamet berkata bahwa pembangunan sheet pile adalah solusi yang terkini agar air laut tak masuk ke kawasan utara Kota Semarang tersebut. Dia pun berharap dengan ditinjau presiden, proyek pembangunan cepat selesai dan warga sekitar terbebas dari ancaman rob.

Menurutnya, komitmen Presiden Jokowi tersebut juga tak lepas dari perhatian yang diberikan oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Wali Kota Semarang perempuan pertama itu amat aktif dalam mengawal proses pembangunan sheet pile. Dia menyebut, perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut juga ikut mendorong berdirinya Kampung Wisata Bahari.

"Ketika nanti program lanjutan ada pengembangan ekonomi kampung wisata ini sesuai harapan warga," tuturnya.

Meski tak bisa bertemu secara langsung seperti pada 2014 dan 2019, dia mengaku ada pemberian paket sembako untuk warga yang membutuhkan dari Presiden Jokowi.

"Meskipun untuk semuanya tidak mungkin, kami memberikan kepada yang memang membutuhkan seperti lansia, janda, dan warga yang kurang mampu," ujarnya.

Sebagai penerima sembako dari Presiden Jokowi, seorang warga bernama Ernawati (44) mengaku senang. Dia kaget mengetahui Presiden Jokowi yang meninjau pembangunan sheet pile di kampungnya.

Menurutnya, kehadiran Presiden Jokowi itu membuktikan perhatiannya kepada warga pesisir Kota Semarang. Pembangunan sheet pile yang sebentar lagi rampung itu telah dirasakan manfaatnya bagi warga.

"Dulu di seluruh RW 16 terkena dampak rob. Alhamdulillah sedikit-sedikit berkurang, mungkin kalau sudah ditutup akan lebih nyaman beraktivitas," ujarnya.

Proyek tanggul laut atau dinding penahan air rob yang dibangun sepanjang 3,6 kilometer dengan anggaran Rp 386 miliar tersebut diharapkan mampu menangani dan mencegah luapan air laut ke wilayah pesisir.

"Kawasan Kampung Nelayan di Tambaklorok, panjang untuk tanggul penahan rob ini 3,6 kilometer. Untuk pengendalian rob yang ada di Tambaklorok dan juga penataan kampung nelayan," ujar Presiden Jokowi di sela tinjauannya.

Jokowi berharap, infrastruktur tersebut mampu bertahan dalam jangka waktu yang panjang. Dia juga menyebut proyek ini bisa menjadi percontohan untuk wilayah lain dalam menangani atau mengendalikan banjir rob.

"Saya kira dalam jangka 30 tahun, minimal bisa menahan rob yang terjadi. Akan selesai bulan Agustus 2024. Ini nanti kalau baik, penataan kampung nelayan baik, nanti bisa direplikasi, bisa dicopy (dicontoh-red) daerah lain. Paling ndak ada contoh dulu," ujarnya.

Sementara Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang biasa dipanggil Mbak Ita berharap, dengan adanya proyek ini bisa menjadi solusi penanganan rob di wilayah pesisir. Selain pembangunan sheet pile, adapula dinding pemecah gelombang air laut.

Proyek ini sudah menjadi harapan masyarakat Kota Semarang, khususnya Tambaklorok. Sebab, dalam proyek tersebut mencakup penataan kampung nelayan dan kampung wisata bahari.

"Sehingga nanti jika ada angin baratan, air itu tidak akan masuk ke dalam teluknya yang ada di Tambaklorok. Ini juga jadi salah satu upaya pencegahan rob dan banjir di Kota Semarang," katanya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya15 Juli 2024, 16:36 WIB

Fasilitasi Pelaku Kesenian, Gedung Kesenian Ki Narto Sabdo di TBRS Bakal Direnovasi

Gedung Kesenian Ki Narto Sabdo yang berada di Kawasan Taman Batu Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang bakal direnovasi.
Kegiatan Perayaan Hari Ulang Tahun ke-87 Wayang Orang Ngesti Pandowo Semarang di TBRS
 (Sumber:  | Foto: sakti)
Umum15 Juli 2024, 16:20 WIB

Menteri AHY Sikat Mafia Tanah Grobogan dan Semarang, Berpotensi Rugikan Negara Rp3,417 Triliun

Para mafia tanah melakukan kejahatan dengan menggunakan Akta Autentik yang dipalsukan dan melakukan penipuan dan/atau penggelapan.

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono dan Kapolda Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat jumpa pers di Mapold Jateng.
 (Sumber:  | Foto: sakti)
Pendidikan15 Juli 2024, 14:38 WIB

Permasalahan Piagam PPDB di Kota Semarang, Pemkot Bakal Komunikasi dengan Pemprov Jateng

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan audiensi dengan orang tua murid terkait permasalahan penganuliran piagam dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Audiensi dengan orang tua murid terkait permasalahan PPBD tingkat SMA. (Sumber:  | Foto: sakti)
Pendidikan14 Juli 2024, 14:29 WIB

Diversifikasi Olahan Limbah Kulit Durian Jadi Produk Unggulan Desa Wisata Branjang

Pengabdian ini mendapatkan sambutan hangat dari warga desa Branjang yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan tim pengabdian dari dosen program studi Manajemen FEB Unnes.

 (Sumber:  | Foto: dok Unnes.)
Umum13 Juli 2024, 09:47 WIB

Kapal Berisi 16 Nelayan Asal Rembang Tenggelam Di Perairan Karimunjawa, 9 Selamat, 7 Orang Masih DIcari

Beruntung sembilan ABKnya berhasil ditemukan saat terombang-ambing oleh kapal nelayan KM. Bintang Barokah asal Tegal yang kebetulan melintas.
Tim SAR melakukan pencarian nelayan yang tenggelam di perairan Karimunjawa. (Sumber:  | Foto: sakti)
Umum12 Juli 2024, 16:11 WIB

Puncak Hari Koperasi Tingkat Jateng Dipusatkan di Salatiga, Hadapi Tantangan Digitalisasi

Digitalisasi akan memudahkan koperasi untuk dapat diterima oleh pasar masa kini.
Puncak peringatan Hari Koperasi Tingkat Jawa Tengah di Salatiga. (Sumber:  | Foto: sakti)
Umum12 Juli 2024, 16:07 WIB

AHY Resmikan Program Sertifikat Tanah Elektronik di Semarang

Menteri ATR BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan program sertipikat tanah elektronik di Gedung Grhadika Bakti Praja, Semarang, Jumat 12 Juli 2024.
Menteri ATR BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan program sertipikat tanah elektronik. (Sumber:  | Foto: sakti)
Bisnis12 Juli 2024, 16:04 WIB

Bank Jateng Berkomitmen Jaga Keamanan Data Nasabah

Terhadap isu keamanan data nasabah, Bank Jateng selalu berkomitmen untuk melindungi data nasabah.
Plt Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro. 
 (Sumber:  | Foto: sakti)
Semarang Raya12 Juli 2024, 09:21 WIB

Dorong Petani Manfaatkan Pupuk Organik, Pemkab Blora Optimalkan “Geseku”

Pemerintah Kabupaten Blora terus mendorong para petani, agar memanfaatkan pupuk organik. Gerakan Sejuta Kotak Umat (Geseku)
 (Sumber: )
Umum11 Juli 2024, 15:37 WIB

Jateng Sudah Miliki 30 Desa Anti Korupsi, Akan Direplikasi di 372 Desa pada 2024

Tercatat, pada tahun 2023, Jawa Tengah sudah memiliki 30 desa antikorupsi yang dibina bersama oleh Pemprov Jateng dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana saat pembukaan Roadshow Bus KPK. (Sumber:  | Foto: sakti)