Dinamika Musik di Semarang : Kurang Peduli Soal Pencatatan Arsip

Sakti Setiawan
Selasa 11 Juni 2024, 16:36 WIB
Suasana perilisan “zine” music “Check Your People” di Semarang. (Sumber:  | Foto: sakti)

Suasana perilisan “zine” music “Check Your People” di Semarang. (Sumber: | Foto: sakti)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM- Upaya mencatat dinamika musik di Semarang sering terkendala dokumentasi arsip. Data-data yang digunakan untuk sumber penulisan seringkali sulit diakses bahkan tidak ada.

Minimnya kesadaran dari pelaku dan penikmat musik terhadap arsip seperti dokumentasi media, rilisan album, arsip poster, menjadikan pencatatan topik seputar musik di Semarang berlangsung lamban.

“Kesulitan terbesar menulis musik ada pada sumber arsip. Bahkan seringkali musisinya pun lupa tidak menyimpan data-data dari rilisan musik mereka,” ungkap Gregorius Manurung dari jurnalis Pop Hari Ini, saat pesta perilisan “zine” music “Check Your People” di forum Warung Diskusi dan Jamming yang diselenggarakan oleh LPM Vokal dan UKM Musik Imortal, di selasar PKM UPGRIS, Senin 10 Juni 2024.

Mengantisipasi hal itu, proses wawancara dengan musisi menjadi solusi. “Akhirnya cara terbaik untuk menulis musik di Semarang adalah dengan ketemu sama musisinya langsung. Kita nongkrong, ngobrol dan mencatat,” tegas alumnus Undip tersebut.

Dalam kaitannya dengan situasi skena (ekosistem komunitas) musik di Semarang, menulis tentang musik membutuhkan tenaga ekstra.

Gregorius juga menekankan, dalam konteks inilah upaya mencatat musik lewat penerbitan “zine” menjadi penting. “Saya senang dengan terbitnya “Check Your People”, meski tentu saja masih diperlukan perbaikan agar topik zine ini bisa lebih fokus. Menurut Gregorius, zine tersebut seharusnya mampu menampilkan “roots” (akar) dari para penulisnya.

Diketahui, zine tersebut diinisiasi oleh Fajar Yasin Augusta. Penamaan zine tersebut bertolak dari judul lagu Margue Vanguard (MV) berjudul sama. Menurut Yasin, lagu-lagu karya MV banyak memberinya pandangan terkait relasi musik dan keadaan sosial masyarakat.

“Di zine ini saya ingin menunjukkan bahwa musik punya hubungan yang erat dengan situasi dan realitas masyarakat.”

Pada kesempatan yang sama, penerbitan zine tersebut dianggap menjadi penerus atas tradisi penerbitan zine di lingkup Universitas PGRI Semarang. Penggiat buku Widyanuari Eko Putra menyebut, pada tahun 2010 pernah terbit zine Lembah Kelelawar yang berisi topik seputar sastra. Sempat bertahan selama empat tahun, zine tersebut pada akhirnya berhenti terbit setelah seluruh pengelolanya lulus kuliah.

“Penerbitan zine “Check Your People” tidak bisa dilepaskan dari akar tradisi yang mendahuluinya,” ungkapnya. Zine juga dipandang sebagai sub-kultur yang masih mendapat perhatian di antara serbuan digitalisasi di segala bidang. Dalam acara tersebut juga digelar pentas musik yang menampilkan band-band dari UKM Musik Imortal, di antaranya Unknown, Glazeeishard, Underpressure, dan Chutagps. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Tags :
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis23 Februari 2026, 13:26 WIB

Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja yang solid pada awal 2026, perkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Bisnis18 Februari 2026, 12:42 WIB

Laba Moncer dan Fundamental Solid, Analis Pasang Target Harga Tinggi untuk Saham BMRI

Bank Mandiri terus menjaga disiplin pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Bank Mandiri. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya16 Februari 2026, 20:00 WIB

Rayakan Imlek 2577 di Sam Poo Kong, Wali Kota Agustina Tegaskan Harmoni Jadi Kekuatan Kota

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa perayaan Imlek menjadi simbol kuat harmoni dan keberagaman di Kota Semarang.
 (Sumber: )
Semarang Raya16 Februari 2026, 14:01 WIB

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir di Rowosari dan Meteseh, Tembalang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat menangani banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Tembalang pada Senin (16/2/2026) dini hari.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 17:02 WIB

Kunjungan Wapres ke Kota Semarang Jadi Penguat Sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Kedatangan Gibran disambut antusias masyarakat, pengurus klenteng, tokoh agama, serta pelaku usaha di kawasan wisata tersebut.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 11:48 WIB

Besok Gelar Karnaval Dugderan, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang Senin (16/2/2026) besok akan menggelar tradisi Dugderan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
 (Sumber: )
Semarang Raya13 Februari 2026, 20:32 WIB

Dugderan 2026: Wali kota Agustina Padukan Akulturasi Barongsai dan Tradisi Islam dalam Pesta Rakyat

Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026) mendatang.
Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026). (Sumber:  | Foto: Dok)
Semarang Raya13 Februari 2026, 18:01 WIB

Perkuat Kesadaran Sejarah Masyarakat, Pemkot Semarang Beri Penghargaan Kepada KH Sholeh Darat

Mengangkat kembali sosok seperti KH Sholeh Darat berarti kita sedang menanamkan identitas dan kebanggaan sejarah kepada masyarakat
Pemkot Semarang menggelar seremoni pemberian penghargaan kepada K.H. Sholeh Darat. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya12 Februari 2026, 05:36 WIB

15 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jangli, Pemkot Semarang Siapkan Opsi Relokasi

Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau langsung lokasi terjadinya pergerakan tanah di wilayah RT 7 RW 1, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang pada Rabu (11/2/2026) sore.
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau lokasi terjadinya pergerakan tanah di Jangli. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya11 Februari 2026, 17:54 WIB

Pemkot Semarang Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran dan Rumah Roboh

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh di Kelurahan Kaligawe dan Kelurahan Krobokan.
Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh.  (Sumber:  | Foto: dok)