Banjir Demak Mulai Surut, Setengah Pengungsi Kembali Rumah

Elsa Krismawati
Rabu 21 Februari 2024, 18:44 WIB
Banjir di Karanganyar, Demak, puluhan rumah jebol karena tekanan arus imbas kendaraan besar melintas. (Sumber: @demakhariini)

Banjir di Karanganyar, Demak, puluhan rumah jebol karena tekanan arus imbas kendaraan besar melintas. (Sumber: @demakhariini)

INFOSEMARANG.COM - Sebagian besar dari warga pengungsi akibat banjir Demak, Jawa Tengah, kini telah kembali ke rumah mereka masing-masing seiring surutnya genangan banjir di beberapa desa di wilayah tersebut.

"Saat ini jumlah pengungsi telah berkurang drastis dari sebelumnya yang mencapai 29.000 jiwa dari puluhan desa menjadi 12.974 jiwa," ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, disadur Antara.

Baca Juga: Waktu Terbaik Menjalankan Puasa Sunah di Bulan Syaban, Catat Ini Tanggalnya!

Ia menjelaskan bahwa genangan banjir hanya masih terlihat di beberapa desa, seperti di Desa Wonorejo, khususnya di Dukuh Kedungbanteng, serta di Desa Wonoketingal.

Dengan penggunaan puluhan unit mesin pompa penyedot air, diharapkan genangan banjir dapat segera surut.

Bupati Demak, Esiti'anah, menjelaskan bahwa banjir di Kabupaten Demak bermula sejak 5 Februari 2024 karena jebolnya tanggul Sungai Tuntang dan sungai-sungai lainnya yang berdampak di Kecamatan Karangawen, Kebonagung, dan Wonosalam.

Baca Juga: 3 Begal di Ungaran Ditangkap di Semarang Barat, Bodi Motor sudah Dipreteli



Kemudian, pada 8 Februari 2024, terjadi banjir di Kecamatan Karanganyar akibat jebolnya tanggul di sebelah kiri Sungai Wulan.

"Dengan penutupan tanggul dan upaya penyedotan air secara bersama-sama, banyak daerah yang mulai mengalami penurunan genangan air. Banyak juga pengungsi yang telah kembali ke rumah mereka masing-masing," tambahnya dengan lega.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis23 April 2024, 16:55 WIB

Sambut Usia 10 Tahu, Lunpia Cik Meme Gelar Program Promo

Pada program promo Gebyar 1 Dekade ini, pelanggan dapat menikmati Lunpia Original dengan harga Rp 19 ribu, dari harga normalnya Rp 22 ribu.
Lunpia Cik Meme (LCM). (Sumber:  | Foto: dok Lunpia Cik Meme)
Gaya Hidup23 April 2024, 12:11 WIB

Punya Potensi Luar Biasa, Dieng Terus Didorong Jadi Geopark Nasional

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendukung kemajuan kawasan dataran tinggi Dieng menuju Geopark Nasional di Kabupaten Wonosobo
Gunung Dien (Sumber:  | Foto: Jatengprov)
Kesehatan23 April 2024, 12:07 WIB

BPOM Terapkan Aturan Baru, Takaran Saji Kental Manis Dipangkas Setengahnya  

Umumnya, saat membeli produk makanan atau minuman, konsumen hanya memperhatikan label harga dan logo halal.
Ilustrasi BPOM (Sumber: )
Semarang Raya22 April 2024, 16:10 WIB

Produksi Sampah di Kota Semarang Capai 1.000 Ton Per Hari, Yang Dikelola Warga Hanya Sedikit

Sebagian besar sampah-sampah tersebut berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan hanya sedikit yang dikelola masyarakat.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri acara FGD membahas Pengelolaan Sampah. (Sumber:  | Foto: Sakti Setiawan.)
Umum22 April 2024, 15:44 WIB

Kanigoro Network: Elektabilitas Ahmad Lutfi Tertinggi di Pilgub Jateng

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi memiliki elektabilitas tertinggi dibanding sejumlah nama-nama tokoh lainnya.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum22 April 2024, 15:32 WIB

Kisah Luffi, Srikandi PLN Saat Tangani Banjir di Kudus

Luffiah Oprisa, sosok srikandi PLN tidak gentar berkecimpung di tengah banjir untuk memastikan peralatan listrik pada GI Kudus tetap aman.
Luffiah Oprisa, Junior Teknisi Pemeliharaan Gardu Induk PLN. (Sumber:  | Foto: dok pln.)
Umum22 April 2024, 15:22 WIB

Sebanyak 1 Juta Penumpang Tercatat Gunakan KA Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

Jumlah penumpang di periode Lebaran ini meningkat 14% dibanding periode yang sama pada Angkutan Lebaran Tahun 2023.
Penumpang kereta api di Stasiun Tawang. (Sumber:  | Foto: sakti setiawan)
Semarang Raya22 April 2024, 08:17 WIB

Hari Kartini Momen Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dan Bank Indonesia, terus berkomitmen meningkatkan akses perekonomian bagi perempuan. Sebab, sekitar 60 persen UMKM dijalankan oleh perempuan.
 (Sumber: )
Umum20 April 2024, 20:07 WIB

Rekam Jejak Calon Waka MA Bidang Non Yudisial Perlu Jadi Bahan Pertimbangan

Rekam jejak ini merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan oleh tim seleks Waka MA.
Gedung Mahkamah Agung. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya20 April 2024, 11:19 WIB

Pendaftaran Calon Anggota KPID Jateng Dibuka, Ini link dan Syaratnya

Pendaftaran Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah Masa Jabatan Tahun 2024-2027
 (Sumber: jatengprov)