10 Bahasa di Dunia yang Sudah Punah Seiring Zaman, Salah Satunya Cikal Bakal Bahasa Indonesia, Apa Itu?

Wildan Apriadi
Senin 05 Juni 2023, 06:42 WIB
Ilustrasi bahasa kuno yanh telah punah (Sumber : Twitter)

Ilustrasi bahasa kuno yanh telah punah (Sumber : Twitter)

INFOSEMARANG.COM - Bahasa adalah produk ciptaan manusia yang berarti bahasa memiliki siklus hidupnya sendiri sehingga ada kemungkinan mati atau menghilang.

Beberapa bahasa telah hilang atau berevolusi menjadi bahasa lain, sebagian lainnya menghilang tanpa jejak.

Bahkan mungkin kita bahkan tidak tahu persis bagaimana bahasa tertentu diucapkan sampai hari ini.

Baca Juga: Tak Cuma Indonesia, Ternyata Negara-Negara Ini Juga Punya Ratusan Bahasa Lokal, Nomor 1 Gak Disangka-sangka

Mengutip dari situs listverse, berikut ini adalah 10 bahasa yang pernah ada di muka bumi, namun kemudian hilang seiring zaman.

1. Proto-Indo-Eropa

Inggris, Rusia, Albania, Kurdi, dan banyak lainnya, semuanya berakar pada bahasa Proto-Indo-Eropa (PIE), yang telah direkonstruksi dengan menelusuri sejarah keturunannya.

Satu-satunya masalah adalah bahwa PIE sangat kuno sehingga mendahului penulisan.

Meskipun begitu, PIE tetap menjadi bahasa yang berpengaruh sebagai warisan bersama semua orang yang berbicara bahasa Indo-Eropa modern.

Baca Juga: 10 Mitos Konyol Tentang Makhluk Gaib di Dunia, Ada Hantu yang Senang Main Petak Umpet!

2. Hattic

Hattic adalah bahasa yang digunakan orang Hattian, penghuni dataran tinggi Anatolia yang sekarang disebut Turki.

Bahasa mereka mungkin hilang setelah mereka berasimilasi dengan orang-orang Indo-Eropa yang menyerbu Anatolia.

Faktor lain yang membuat bahasa ini lenyap adalah alfabetnya serta kelangkaan teksnya yang sulit dipahami.

Baca Juga: Sinopsis"See You in My 19th Life"Drama Korea Terbaru Original tvN, Kapan Tayang Dibintangi Siapa?

3. Iberia

Asal-usul bahasa yang digunakan oleh penduduk Spanyol dan Portugal sebelum penaklukan Romawi masih belum jelas.

Beberapa menghubungkannya dengan bahasa Berber, Basque modern, dan Celtic.

Bahasa Iberia sendiri mati seiring dengan pengambilalihan negara oleh Romawi, tetapi beberapa nama tempat dan kata-kata diperkirakan bertahan dalam bahasa Spanyol modern.

Baca Juga: 5 Tradisi Paling Mengerikan di Dunia, dari Memakan Jenazah hingga Menusuk Tubuh

4. Etruria

Pembicara terakhir yang fasih berbahasa Etruria adalah Caesar Claudius, yang menyusun sejarah Etruria yang sayangnya telah hilang meski sempat menjadi bahasa yang mendominasi Italia selama berabad-abad.

Sebagian besar kesulitan dalam merekonstruksi Etruria adalah keterasingannya dan kelangkaan teks yang lebih panjang daripada prasasti pendek.

5. Maypure

Maypure dituturkan oleh suku penduduk asli di Orinoco Basin, Venezuela. Mereka dimusnahkan oleh suku Carib, tetapi bahasa mereka bertahan berkat karya naturalis besar Jerman Alexander von Humboldt, yang mengumpulkan kata-kata dari penduduk asli Maco.

Baca Juga: 5 Keutamaan Puasa Arafah, Puasa Sunnah yang dilaksanakan Sebelum Hari Raya Idul Adha

Anehnya, desas-desus menyebar bahwa bahasa itu diawetkan oleh burung beo yang dimiliki oleh keturunan penduduk asli.

Namun itu benar-benar mendekati kenyataan ketika seniman konseptual Rachel Berwick, yang terinspirasi oleh legenda itu, mengajarkan bahasa Maypure kepada beberapa burung beo.

6. Harappan

Pada puncaknya, bahasa peradaban Lembah Indus di Timur Tengah modern diperkirakan telah digunakan oleh lebih dari lima juta orang dan berlangsung sekitar 3300-1300 SM.

Baca Juga: Rekomendasi 3 Objek Wisata Semarang Paling Terbaru 2023, Hits dan Instagramable

Bahasa, serta peradaban Lembah Indus memasuki periode dekadensi yang masih belum dapat dijelaskan, meninggalkan naskahnya yang tidak terbaca tanpa keturunan yang diketahui.

7. Meroitik

Meroitic, juga disebut Kushitic, adalah bahasa peradaban Nubia kuno Kush di Sudan modern.

Hal ini terutama diketahui melalui sumber-sumber budaya Mesir dan jelas dipengaruhi olehnya, tetapi Kushites mengembangkan skrip mereka sendiri.

Baca Juga: Jangan Lewatkan!Inilah Link Nonton Doctor Cha Episode 16 Sub Indo, TAMAT?

Meskipun naskah itu diuraikan pada tahun 1911, tampaknya mustahil untuk diterjemahkan.

Upaya untuk menghubungkannya dengan bahasa Sudan modern, sebagian besar sia-sia.

8. Eteokretan

Tidak ada upaya yang berhasil untuk menguraikan alfabet Eteokretan, tidak ada hubungan dengan bahasa modern yang dapat dibangun, dan bahasa tersebut merupakan teka-teki yang membingungkan bagi ahli bahasa dan arkeolog.

Beberapa petunjuk semuanya mengarah ke jalan buntu. Ada upaya untuk menghubungkan disk Phaistos ke Eteocretan, tetapi tidak berhasil.

Baca Juga: Jadwal Cuti Bersama Idul Adha 2023, Begini Aturan SKB 3 Menteri

Sebuah cabang kemungkinan dari Eteocretan, disebut Eteocypriot, telah diidentifikasi, tetapi juga punah.

9. Dacian

Tanah Dacia, yang kira-kira sesuai dengan Rumania modern, adalah tempat lahir budaya prajurit yang ditaklukkan oleh Romawi pada abad pertama.

Meskipun Romawi tidak menghapus bahasa tersebut, beberapa nama tempat serta kata-kata Rumania tampaknya berasal dari Dacia, bahasa tersebut punah pada abad keenam atau ketujuh.

10. Hunnic

Hanya beberapa kata yang bertahan, yang dikumpulkan oleh para sarjana Romawi.

Baca Juga: Puasa Sebelum Idul Adha Apa Namanya? Simak Jadwal dan Tata Cara Pelaksanaannya

Ada perdebatan yang sedang berlangsung tentang bagaimana merekonstruksi bahasa yang diucapkan oleh Hun.

Hipotesis yang berlaku menghubungkan orang Hun dengan pengembara Xiongnu yang merupakan tetangga utara Cina Han.

Masih diperdebatkan apakah Hunnik adalah bahasa Turki, Alta, Indo-Eropa, atau bahkan bahasa yang terisolasi, meskipun ada pendapat populer di kalangan orang Hongaria bahwa mereka terkait dengan orang Hun.
***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )