PSIS Semarang Bermain Imbang 3-3 Melawan Selangor FC, Samakan Skor Setelah Tertinggal Lebih Dahulu

Galuh Prakasa
Senin 11 September 2023, 07:04 WIB
PSIS Semarang tampil mengesankan dengan bermain imbang 3-3 melawan Selangor FC. (Sumber : Instagram/psisfcofficial)

PSIS Semarang tampil mengesankan dengan bermain imbang 3-3 melawan Selangor FC. (Sumber : Instagram/psisfcofficial)

INFOSEMARANG.COM -- Dalam laga persahabatan internasional yang digelar di Stadion Jatidiri Semarang pada Minggu, 10 September 2023 malam, PSIS Semarang tampil mengesankan dengan bermain imbang 3-3 melawan Selangor FC.

Pertandingan dimulai dengan Selangor FC menekan sejak peluit pertama ditiup. Mereka menguasai permainan dengan serangan cepat dan umpan pendek yang tajam.

Selangor FC berhasil mencetak gol pertama pada menit ke-17 melalui Ahmad Danial.

Baca Juga: Joko Santoso Dipecat Sebagai Ketua DPC Kota Semarang, Buntut Dugaan Penganiayaan Kader PDI Perjuangan

Unggul satu gol, Selangor tetap mendominasi pertandingan di babak pertama.

Selangor melakukan percobaan menembus pertahanan PSIS Semarang beberapa kali, namun belum membuahkan hasil.

Hingga babak pertama berakhir skor bertahan 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Perlawanan Sengit di Babak Kedua

Babak kedua dimulai dengan Selangor FC tetap mengambil inisiatif menyerang. Mereka berhasil menambah gol pada menit ke-52 melalui Rauf Salifu.

PSIS Semarang tidak menyerah begitu saja. Mereka memperkecil ketertinggalan lewat gol Gian Zola yang memanfaatkan serangan balik cepat.

Namun, Selangor FC kembali menjauh di menit ke-73 melalui gol Ayron Del Valle Rodriguez. PSIS Semarang tidak menyerah dan berhasil memperkecil selisih gol melalui Rian Ardiansyah pada menit ke-84.

Baca Juga: Klarifikasi Vina Muliana Usai Disebut Masuk BUMN Dibantu Sama Senior

Pertandingan semakin seru saat Carlos Fortes mencetak gol penyeimbang di penghujung pertandingan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti.

Tanggapan Pelating Selangor FC

Pelatih Selangor FC, Tan Cheng Hoe, mengaku puas dengan performa anak asuhnya, meskipun sempat unggul 3-1 di babak kedua.

Dia mengakui bahwa kurangnya konsentrasi di babak kedua memungkinkan PSIS mencetak gol. Menurutnya, kedua tim memberikan pertunjukan yang menghibur.

"Kurang konsentrasi di waktu babak kedua mengakibatkan PSIS mampu mencetak gol," katanya.

Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius, menganggap pertandingan ini sebagai ujian yang baik untuk timnya. Dia mengakui bahwa Selangor FC memiliki level permainan yang lebih tinggi dari PSIS.

Baca Juga: Kebakaran di Pabrik Kopi Luwak White Koffie Semarang: 8 Truk Terbakar, Api Diduga dari Rumput Kering

Agius menyatakan bahwa target dalam pertandingan ini adalah memberikan kesempatan bermain kepada semua pemain dan mereka tampil sesuai dengan sistem yang telah disiapkan.

Tampil dengan hasil imbang lawan Selangor FC, Gilbert Agius mengaku senang dengan permainan anak asuhnya.

"Target pada pertandingan ini memberi semua pemain kesempatan bermain dan mereka bermain dengan sistem yang disiapkan," ujarnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)