Ribuan Pelari Melewati Rute Menantang di Ajang Undip Run 2024

Sakti Setiawan
Minggu 13 Oktober 2024, 10:30 WIB
Rektor Undip Prof Suharnomo menyerahkan hadiah kepada juara  Undip Run 2024. (Sumber:  | Foto: Sakti)

Rektor Undip Prof Suharnomo menyerahkan hadiah kepada juara Undip Run 2024. (Sumber: | Foto: Sakti)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM- Ribuan pelari meramaikan event lari Universitas Diponegoro (Undip) Run 2024 yang digelar pada Minggu 13 Oktober 2024. Start lomba lari dimulai pukul 05.30 ditandai dengan pengibaran bendera oleh Rektor Undip Prof Suharnomo didampingi Ketua Ika Undip, Abdul Kadir Karding MSi.

Event ini sendiri diadakan oleh Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (Ika Undip) bekerja sama dengan Undip.

Acara ini merupakan ajang lari yang bertepatan dengan perayaan dies natalis ke-67 Undip.

Rektor Undip Prof Suharnomo mengatakan, mengusung tema “Unity in Diversity”, pihaknya mengajak seluruh alumni untuk turut serta dalam perhelatan akbar ini.

"Ini tidak hanya sekadar lomba lari, akan tetapi juga

menjadi ajang reunian dan silahturami antaralumni Undip," kata Rektor Undip.

Undip Run 2024 menyediakan total hadiah Rp 134 juta yang akan diperebutkan 2.500 pelari dari berbagai kategori, mulai dari 5K hingga 10K.

Para pelari yang datang dari masyarakat umum maupun alumni, diajak berlari menyusuri rute naik turun di kawasan kampus ini.

Peserta diajak berlari melewati 11 fakultas dan 2 sekolah, menikmati keindahan kampus sambil berkompetisi.

"Biar semakin semangat, para peserta mendapatkan dukungan langsung dari para mahasiswa di sepanjang rute," ujarnya.

Untuk memberikan kenyamanan bagi para peserta, panitia menyiapkan berbagai fasilitas yang lengkap.

Antara lain area start dan finish yang dirancang dengan nyaman dan dilengkapi dengan panggung utama untuk memeriahkan acara.

Selain itu, para peserta juga akan disediakan water station yang tersedia di setiap 2,5 kilometer sepanjang rute.

Hal itu untuk memenuhi kebutuhan hidrasi para pelari hingga ambulance yang bersiaga di area start, finish, dan setiap 5 kilometer sepanjang rute.

Ketua Ika Undip, Abdul Kadir Karding MSi berharap event ini juga berdampak untuk semua warga dan civitas academica Undip.

"Kami sangat berharap Undip Run 2024 dapat menjadi agenda tahunan yang dinantikan para alumni dan masyarakat umum," ujarnya.

"Acara ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga dapat mempererat tali silaturahmi dan

memperkenalkan Undip kepada masyarakat luas,” imbuhnya.

Dia optimis event ini dapat menjadi ajang pencarian bakat lari baru di Indonesia.

"Kami berharap dapat menemukan bibit-bibit pelari berbakat yang dapat mengharumkan nama bangsa di kancah olahraga internasional,” sebutnya.

Selain lari, juga dilakukan aksi penanaman sejumlah pohon langka di sekitar area kampus. Antara lain Tabebuya, Kantil, Ketapang, Sawo kecik

dan Pete. Diisi pula dengan hiburan musik dan pembagian doorprize.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Umum24 Februari 2026, 11:42 WIB

Kabar Baik Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, Bantuan Beras untuk 35 Juta Keluarga

Pemerintah luncurkan stimulus Ramadan 2026: diskon tiket pesawat 18%, bantuan pangan untuk 35 juta keluarga, subsidi pupuk dan energi demi pertumbuhan 6%.
Kabar Baik Jelang Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, 35 Juta Keluarga Dapat Bantuan (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Bisnis23 Februari 2026, 13:26 WIB

Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja yang solid pada awal 2026, perkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Bisnis18 Februari 2026, 12:42 WIB

Laba Moncer dan Fundamental Solid, Analis Pasang Target Harga Tinggi untuk Saham BMRI

Bank Mandiri terus menjaga disiplin pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Bank Mandiri. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya16 Februari 2026, 20:00 WIB

Rayakan Imlek 2577 di Sam Poo Kong, Wali Kota Agustina Tegaskan Harmoni Jadi Kekuatan Kota

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa perayaan Imlek menjadi simbol kuat harmoni dan keberagaman di Kota Semarang.
 (Sumber: )
Semarang Raya16 Februari 2026, 14:01 WIB

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir di Rowosari dan Meteseh, Tembalang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat menangani banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Tembalang pada Senin (16/2/2026) dini hari.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 17:02 WIB

Kunjungan Wapres ke Kota Semarang Jadi Penguat Sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Kedatangan Gibran disambut antusias masyarakat, pengurus klenteng, tokoh agama, serta pelaku usaha di kawasan wisata tersebut.
 (Sumber: )