Disangka Doa Baik Ternyata Diduga Mantra Pemanggil Pocong, Warganet Emosi Kecam Aksi Prank Akun Ini

Arendya Nariswari
Kamis 14 September 2023, 19:19 WIB
Ilustrasi berdoa. (Sumber : Freepik)

Ilustrasi berdoa. (Sumber : Freepik)

INFOSEMARANG.COM - Kekinian, tak jarang banyak pemilik akun TikTok yang membagikan konten doa baik atau tips amalan baik untuk ibadah.

Namun, tahukah kalian beberapa waktu lalu publik digegerkan dengan unggahan salah satu akun yang awalnya disangka doa baik oleh banyak orang.

Kendati demikian, betapa terkejutnya warganet saat mengetahui kalimat seperti bahasa Arab tersebut ternyata diduga mantra pemanggil pocong?

Baca Juga: Resmi! KPI Sebut Tak Ada Pelanggaran di Iklan Azan Ganjar Pranowo

Video ini menjadi sorotan usai diunggah oleh akun TikTkok @Dimaspratamaaaa beberapa waktu yang lalu.

Pada video itu, terlihat ia menyertakan sebuah gambaran langit mendung dan mengetik sebuah bacaan yang dianjurkannya dan disangka doa baik oleh warganet.

Awalnya, tidak sedikit yang mengira jika bacaan itu merupakan doa bagi orang kesepian dan akan membawa berita baik.

"Kalau kalian di rumah lagi gabut sendirian, baca ini: Ya Bada Ya Badi Ya Mayiti Ya Batinu," tulis akun tersebut.

Baca Juga: Lakukan Ini Saat Gerd Kambuh, Bisa Jadi Pertolongan Pertama Untuk Dilakukan

Pria ini juga memberikan anjuran untuk warganet agar membacanya secara rutin sebanyak tiga kali.

Bak disambar petir publik yang membatin bacaan tersebut mendadak merinding ketika pria ini menyertakan keterangan mengejutkan.

Pria tersebut mengucapkan terima kasih sebab doa yang dibaca merupakan mantra pemanggil pocong.

"Terima kasih sudah dibaca, itu bacaan buat panggil pocong," ungkap akun itu.

Tentu saja tidak sedikit warganet lantas kesal kena prank dan memberikan berbagai tanggapan melalui kolom komentar.

Baca Juga: Viewnya Bikin Betah Antre, Pom Bensin Ini Menghadap Langsung ke Laut Lepas, Publik: Enak Sambil Ngelamun

Ada yang menyebut pria itu berdosa sebab sudah menjadikan candaan bacaan doa.

"Doa buat bercandaan, lucu, iya emang buat doanya tapi namanya doa itu pasti tidak boleh dipermainkan," ungkap salah seorang warganet.

"Astaghfirullah berdosa banget, gue bacanya malah empat kali lagi," imbuh warganet lain.

"Bagi siapa yang menyesatkan maka karma akan datang kembali padanya," timpal warganet lainnya emosi.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya12 Februari 2026, 05:36 WIB

15 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jangli, Pemkot Semarang Siapkan Opsi Relokasi

Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau langsung lokasi terjadinya pergerakan tanah di wilayah RT 7 RW 1, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang pada Rabu (11/2/2026) sore.
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau lokasi terjadinya pergerakan tanah di Jangli. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya11 Februari 2026, 17:54 WIB

Pemkot Semarang Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran dan Rumah Roboh

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh di Kelurahan Kaligawe dan Kelurahan Krobokan.
Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh.  (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya11 Februari 2026, 16:58 WIB

Lantik 42 Anggota DPPI, Wali kota Agustina Harap Bisa Jadi Benteng Ideologi

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 42 anggota Purna Paskibraka menjadi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Semarang di Ruang Lokakrida, Gedung Balaikota, Rabu (11/2/2026)
Pelantikan anggota Purna Paskibraka menjadi DPPI Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: dok)
Bisnis11 Februari 2026, 14:14 WIB

The Park Semarang Hadirkan Weekend Big Shopping 2026, Belanja Dapat Voucher hingga Rp1 Juta

Melalui program ini, pengunjung dapat menikmati berbagai keuntungan berupa voucher belanja dengan skema bertingkat sesuai nilai transaksi. Program berlaku di seluruh tenant dengan metode pembayaran non-tunai yang fleksibel.

The Park Semarang menghadirkan program Weekend Big Shopping 2026.
 (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)