Tempel Makanan ke Alat Vital, Aksi Penjual Ini Bikin Gempar Warganet: Penglariskah?

Arendya Nariswari
Selasa 05 September 2023, 09:25 WIB
Tempel Makanan ke Alat Vital, Aksi Penjual Ini Bikin Gempar Warganet: Penglariskah? (Sumber : Instagram/@fakta,jakarta)

Tempel Makanan ke Alat Vital, Aksi Penjual Ini Bikin Gempar Warganet: Penglariskah? (Sumber : Instagram/@fakta,jakarta)

INFOSEMARANG.COM - Aksi seorang ibu-ibu penjual makanan belum lama ini membuat gempar publik sebab melakukan sebuah gerakan yang cukup aneh sebelum menjajakan barang dagangannya.

Sebelum menjajakannya kepada pelanggan, ibu-ibu ini menempelkan satu per satu makanan dagangannya ke alat vital miliknya.

Kebetulan, aksi diam-diamnya tersebut tertangkap kamera CCTV dan videonya menjadi viral usai diunggah kembali oleh akun Instagram @fakta.jakarta.

Baca Juga: Geger Penjual Ditinggal Gerobak Cilok Putar Balik dan Jalan Sendiri, Warganet: Coba Diomongin Baik-baik

Dari video yang diunggah, awalnya ibu-ibu dengan setelan piyama bermotif tersebut tampak beridiri di belakangan gerobak dagangan.

Tak berselang lama, setiap bungkus dagangan tersebut diambilnya lalu dioleskan ke alat vitalnya.

Ia lantas mengembalikan barang dagangannya kembali ke gerobak usai melakukan hal tak terduga itu.

Belum diketahui secara pasti, di mana lokasi peristiwa tersebut terjadi.

Baca Juga: Pelanggan Salah Transfer Rp28 Juta ke Penjual Nasi Goreng, Padahal Seporsi Harganya Cuma Rp28.000

Melalui keterangan video CCTV yang diunggah, terlihat bahwa peristiwa tersebut terjadi pada pukul 15.48 WIB sore hari.

"Belum diketahui maksud dan tujuannya melakukan hal tersebut," tulis sang admin melalui caption video viral itu.

Tidak sedikit warganet lantas beramai-ramai memberikan berbagai tangapan mereka melalui kolom komentar.

"Nah, melihat begini-begini yang membuat orang jadi malas jajan di pinggir jalan, padahal mereka benar-benar cari nafkah, rusak hanya karena 1 kelakukan pedagang aneh," ungkap salah seorang warganet.

Baca Juga: Pulang Nagih Utang, Perempuan Penjual Bubur di Kudus Meninggal Dunia setelah Alami Rem Blong di Jalan

"Biasanya yang kelakukannya agak aneh gini ada sangkut pautnya sama penglaris atau pesugihan," imbuh warganet lain.

"Bukan begitu caranya buk, minta sama Allah, pertolongan yang sangat mujarab biar laku laris jualannya," timpal warganet lainnya usai melihat video pedagang oles makanan ke alat vital itu.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:27 WIB

Dugderan 2026: Agustina Wilujeng Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Kolosal dan Inklusif

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. (Sumber: )
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:22 WIB

Kepesertaan PBI Dinonaktifkan, Agustina Wilujeng Pastikan Warga Tetap Terkover UHC Kota Semarang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak akan membiarkan warganya kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan status tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)
Semarang Raya05 Februari 2026, 21:22 WIB

TPS Bugen Diresmikan, Buka Peluang Ekonomi Pilah Sampah Warga Tlogosari Wetan

TPS Bugen dirancang tidak hanya sebagai lokasi penampungan sampah sementara, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan gerakan sadar lingkungan bagi masyarakat setempat.
Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan.  (Sumber:  | Foto: dok.)