Bahaya Kurang Olahraga yang Sering Tak Disadari, Kaum Mageran Wajib Waspada!

Arendya Nariswari
Jumat 20 Oktober 2023, 18:22 WIB
Ilustrasi olahraga (Sumber : Unsplash/@brucemars)

Ilustrasi olahraga (Sumber : Unsplash/@brucemars)

INFOSEMARANG.COM - Bahaya kurang olahraga kerap tak disadari oleh beberapa orang, terutama mereka yang malas bergerak alias mageran.

Olahraga merupakan salah satu aktivitas fisik yang penting untuk menjaga kesehatan. Olahraga dapat membantu meningkatkan kekuatan otot, daya tahan, dan fleksibilitas tubuh.

Selain itu, olahraga juga dapat membantu menurunkan berat badan, mengurangi risiko penyakit, dan meningkatkan mood.

Kurang olahraga dapat menimbulkan berbagai bahaya bagi kesehatan, antara lain:

Baca Juga: 3 Minggu Sebelum Ditetapkan Tersangka, Mimin Sumpah Al Quran Tak Terlibat Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

  • Obesitas dan penyakit kronis

Kurang olahraga merupakan salah satu faktor risiko utama obesitas. Obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan kanker.

  • Penyakit jantung dan stroke

Olahraga dapat membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan trigliserida. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

  • Diabetes tipe 2

Olahraga dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini dapat membantu mencegah atau mengelola diabetes tipe 2.

  • Kanker

Olahraga dapat membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker prostat.

  • Penyakit tulang

Olahraga dapat membantu memperkuat tulang dan mengurangi risiko osteoporosis.

  • Depresi dan kecemasan

Olahraga dapat membantu meningkatkan mood dan mengurangi risiko depresi dan kecemasan.

Baca Juga: Anak yang Keras Kepala Bukan Pembangkang, Tapi Dia Bisa Jadi Orang Dewasa yang Begini Di Masa Depan

  • Kesehatan mental

Olahraga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, mengurangi stres, dan meningkatkan fungsi kognitif.

Tips Menjaga Kebiasaan Olahraga

Berikut adalah beberapa tips untuk menjaga kebiasaan olahraga:

  • Mulailah perlahan

Jika Anda tidak terbiasa berolahraga, mulailah perlahan dan tingkatkan intensitas dan durasi olahraga secara bertahap.

  • Temukan aktivitas yang Anda sukai

Ada banyak jenis olahraga yang bisa Anda lakukan. Temukan aktivitas yang Anda sukai agar Anda lebih termotivasi untuk berolahraga.

Baca Juga: Pembunuh Ibu dan Anak di Subang Ternyata Keluarga Sendiri, Mengapa Orang Terdekat Sering Jadi Pelaku Kejahatan?

  • Temukan teman olahraga

Olahraga bersama teman dapat membuat Anda lebih bersemangat dan termotivasi.

  • Buat jadwal olahraga

Buat jadwal olahraga dan patuhi jadwal tersebut.

  • Jangan menyerah

Olahraga membutuhkan waktu dan konsistensi. Jangan menyerah jika Anda tidak melihat hasil dalam waktu singkat.

Olahraga merupakan salah satu investasi terbaik yang dapat Anda lakukan untuk kesehatan Anda. Dengan berolahraga secara teratur, Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda dan mengurangi risiko berbagai penyakit.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)