Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Simbol Persahabatan dan Toleransi Lintas Budaya

Ali Rahmat
Senin 01 April 2024, 10:03 WIB
Masjid Syekh Zayed Solo (Sumber:  | Foto: Kemenag)

Masjid Syekh Zayed Solo (Sumber: | Foto: Kemenag)

INFOSEMARANG.COM--Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, yang terletak di Jl. Ahmad Yani No.128 Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, tidak hanya dikenal sebagai monumen keagamaan yang megah, tetapi juga menjadi simbol persahabatan dan toleransi lintas budaya.

“Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini dibangun atas kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA), yang sejak awal disepakati bahwa keberagaman budaya dan agama dapat bersatu,” ujar Wakil Direktur Operasional Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Bagus Sigit Setiawan saat Talkshow Bedah Buku 9 Jam Faham Bahasa Arab Al-Qur’an di Pelataran Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Sabtu (30/3/2024).

Selain berperan dalam mempererat hubungan antarnegara, imbuh Bagus, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo juga menjadi titik pertemuan bagi orang-orang dari berbagai latar belakang, yang menciptakan dialog dan pemahaman lintas budaya dan agama.

“Di perpustakaan masjid ini, kami rutin menggelar kajian relasi agama dan budaya yang melibatkan sejumlah stakeholder dari berbagai kalangan, termasuk lintas agama,” paparnya.

Bagus mengatakan, kombinasi harmoni agama, seni arsitektur, dan persahabatan internasional, menjadi bukti nyata keindahan spiritual dan kekayaan budaya dapat bersatu dalam satu tempat.

“Meskipun bangunan megah berukuran 8.000 meter persegi ini merupakan replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, UEA, tetapi arsitektur lokal juga diterapkan pada proses pembangunannya, termasuk lantai utama dengan ukiran batiknya,” terang Bagus.

Destinasi Wisata Religi

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo telah menjadi daya tarik bagi wisatawan dari seluruh dunia. Mereka datang untuk merasakan atmosfer keajaiban arsitektur dan kekayaan budaya Indonesia.

Dengan dua lantai, empat menara, dan satu kubah utama, masjid ini menjadi salah satu daya tarik utama di kota Surakarta. Tidak kurang dari 82 kubah dihiasi dengan batu pualam putih.

Dengan nuansa emas dan putih yang memikat, masjid ini mampu menampung hingga 15 ribu jamaah secara keseluruhan. Keindahan arsitektur dan keragaman budaya yang terwujud dalam bangunan ini menjadikannya salah satu monumen yang sangat bernilai, dan menjadi sebuah kebanggaan bagi warga Surakarta.

Selain itu, masjid ini tidak hanya menawarkan ruang yang luas untuk beribadah, tetapi juga menyediakan fasilitas yang ramah bagi difabel, anak-anak, dan ibu hamil, melalui inovasi penggunaan lift yang memudahkan aksesibilitas bagi mereka yang ingin mengambil air wudu, yang juga dituntun oleh petugas keamanan untuk memastikan kenyamanan dan keamanannya.

“Langkah-langkah ini bertujuan untuk memberi kenyamanan dan keamanan bagi mereka,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, imbuh Bagus, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo juga berhasil bernegosiasi dengan Pemerintah UEA tentang pengadaan kotak infak QRIS untuk berinfak secara konvensional dan digital.

“Sebelumnya, Pemerintah UEA menolak dan menekankan bahwa masjid ini harus memberi, bukan menerima. Tetapi kami meyakinkan mereka bahwa kotak infak itu justru adalah layanan yang disediakan kepada jemaah yang gemar untuk bersedekah,” tuturnya.

Dana infak tersebut, lanjutnya, dikelola melalui Unit Pengelola Zakat dari BAZNAS provinsi, dan disalurkan kembali kepada masyarakat melalui program-program pemberdayaan seperti TPA, pengajian kitab, dan pembagian takjil gratis kepada masyarakat.

“Dengan inovasi-inovasi ini, kami berharap, masjid ini dapat menjadi teladan bagi masjid-masjid lainnya, tidak hanya dalam hal keberagaman, tetapi juga dalam pemanfaatan teknologi untuk memperluas pelayanan kepada umat,” tandasnya.

Sebagai informasi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solo menginformasikan sepanjang tahun 2023, tercatat jumlah wisawatan yang berkunjung di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo mencapai tiga juta orang lebih setelah dibuka secara resmi pada Maret 2023 dan berkontribusi paling tinggi di sektor pariwisata.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya13 Februari 2026, 20:32 WIB

Dugderan 2026: Wali kota Agustina Padukan Akulturasi Barongsai dan Tradisi Islam dalam Pesta Rakyat

Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026) mendatang.
Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026). (Sumber:  | Foto: Dok)
Semarang Raya13 Februari 2026, 18:01 WIB

Perkuat Kesadaran Sejarah Masyarakat, Pemkot Semarang Beri Penghargaan Kepada KH Sholeh Darat

Mengangkat kembali sosok seperti KH Sholeh Darat berarti kita sedang menanamkan identitas dan kebanggaan sejarah kepada masyarakat
Pemkot Semarang menggelar seremoni pemberian penghargaan kepada K.H. Sholeh Darat. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya12 Februari 2026, 05:36 WIB

15 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jangli, Pemkot Semarang Siapkan Opsi Relokasi

Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau langsung lokasi terjadinya pergerakan tanah di wilayah RT 7 RW 1, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang pada Rabu (11/2/2026) sore.
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau lokasi terjadinya pergerakan tanah di Jangli. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya11 Februari 2026, 17:54 WIB

Pemkot Semarang Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran dan Rumah Roboh

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh di Kelurahan Kaligawe dan Kelurahan Krobokan.
Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh.  (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya11 Februari 2026, 16:58 WIB

Lantik 42 Anggota DPPI, Wali kota Agustina Harap Bisa Jadi Benteng Ideologi

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 42 anggota Purna Paskibraka menjadi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Semarang di Ruang Lokakrida, Gedung Balaikota, Rabu (11/2/2026)
Pelantikan anggota Purna Paskibraka menjadi DPPI Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: dok)
Bisnis11 Februari 2026, 14:14 WIB

The Park Semarang Hadirkan Weekend Big Shopping 2026, Belanja Dapat Voucher hingga Rp1 Juta

Melalui program ini, pengunjung dapat menikmati berbagai keuntungan berupa voucher belanja dengan skema bertingkat sesuai nilai transaksi. Program berlaku di seluruh tenant dengan metode pembayaran non-tunai yang fleksibel.

The Park Semarang menghadirkan program Weekend Big Shopping 2026.
 (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)