Dukung Pariwisata Berkelanjutan: tiket.com Perkuat Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Program Jagoan Pariwisata 2024

Sakti Setiawan
Jumat 23 Agustus 2024, 14:10 WIB
Lokakarya Jagoan Pariwisata 2024 bertajuk 'Empowering Local Champions for Sustainable Growth'.
 (Sumber:  | Foto: Dok)

Lokakarya Jagoan Pariwisata 2024 bertajuk 'Empowering Local Champions for Sustainable Growth'. (Sumber: | Foto: Dok)

JAKARTA - Sebagai Online Travel Agent (OTA) pertama di Indonesia, tiket.com kembali menghadirkan program kolaborasi lokakarya edukatif dengan Kemenparekraf RI, Jagoan Pariwisata 2024.

Program bertajuk 'Empowering Local Champions for Sustainable Growth' ini memberikan pelaku usaha desa wisata kesempatan untuk meningkatkan kapabilitas usahanya agar memiliki daya saing tinggi dan berkelanjutan.

Melalui pendampingan (mentoring) dan pelatihan bisnis dari tiket.com, para pelaku usaha wisata di bawah naungan Jejaring Desa Wisata (JADESTA) dapat mengembangkan potensi usaha mereka. Dengan demikian, pemilik usaha di desa wisata mampu bersaing secara nasional bahkan global, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan pariwisata nasional.

Dalam sambutannya pada kegiatan Sosialisasi Jagoan Pariwisata 2024 hari Rabu 21 Agustus 2024, Gaery Undarsa, Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, mengatakan, “Dengan mengusung tema ‘Empowering Local Champion for Sustainable Growth’, tahun ini kami berkomitmen untuk meningkatkan kapabilitas bisnis para pelaku usaha desa wisata di Desa Mendut, Jawa Tengah, dan Kampung Wisata Kadipaten, Yogyakarta, agar lebih berkelanjutan. Selain itu, melalui program Jagoan Pariwisata 2024, kami mendorong para pelaku usaha untuk mengoptimalkan potensi digitalisasi dalam menghadapi tantangan dan peluang di industri pariwisata.”

Dalam kesempatan yang sama, Ika Kusuma Permana Sari, Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf/Baparekraf, mengatakan “Saat ini, jumlah kunjungan wisatawan meningkat 21% dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas pariwisata terus bergerak positif, dan para pelaku usaha harus responsif dalam memanfaatkan peluang untuk menarik minat wisatawan.

Peningkatan kemampuan dalam menerapkan pariwisata berkelanjutan, model bisnis yang inovatif, serta pemasaran digital sangat krusial bagi pelaku usaha.

"Kami mendukung program Jagoan Pariwisata dari tiket.com karena program ini memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas mereka dan mempersiapkan diri dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan program Jagoan Pariwisata ini dengan sebaik-baiknya dan menerapkan pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh untuk pengembangan usaha mereka.”

Sebagai bagian dari komitmen ESG (Environmental, Social, and Governance), tiket.com menginisiasi program Jagoan Pariwisata untuk mendorong pariwisata berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Memasuki tahun ketiga, program yang digarap bersama Kemenparekraf RI ini terus memberikan kontribusi dalam keberlanjutan pariwisata Indonesia melalui pengembangan usaha di desa wisata.

Sejak diluncurkan pada tahun 2022, Jagoan Pariwisata telah memberdayakan lebih dari 158 UMKM di 13 desa wisata. Melalui program ini, tiket.com berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa wisata, dengan harapan dapat melahirkan talenta-talenta unggul dan kompetitif yang mendukung pertumbuhan industri pariwisata Indonesia secara berkelanjutan.

Setelah registrasi, UMKM desa wisata akan dikelompokkan berdasarkan lini bisnis dan menerima mentorship intensif dari 20 t-fams (karyawan tiket.com) terpilih. Para peserta akan merancang proposal bisnis yang kemudian dikompetisikan dalam business pitching, dengan ide-ide terbaik yang akan dikurasi dan dinilai oleh para juri.

Dari keseluruhan peserta, akan diseleksi 4 pemenang untuk masing-masing kategori yakni Best Tourist Attraction, Best Accommodation, Best Digital & Creative, serta Best Beti Dewi (Beli Kreatif Desa Wisata). Sebagai apresiasi, pemenang dari empat kategori akan menerima hadiah modal usaha dan kesempatan untuk mendapatkan eksposur bisnis di media sosial tiket.com.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Umum24 Februari 2026, 11:42 WIB

Kabar Baik Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, Bantuan Beras untuk 35 Juta Keluarga

Pemerintah luncurkan stimulus Ramadan 2026: diskon tiket pesawat 18%, bantuan pangan untuk 35 juta keluarga, subsidi pupuk dan energi demi pertumbuhan 6%.
Kabar Baik Jelang Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, 35 Juta Keluarga Dapat Bantuan (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Bisnis23 Februari 2026, 13:26 WIB

Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja yang solid pada awal 2026, perkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Bisnis18 Februari 2026, 12:42 WIB

Laba Moncer dan Fundamental Solid, Analis Pasang Target Harga Tinggi untuk Saham BMRI

Bank Mandiri terus menjaga disiplin pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Bank Mandiri. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya16 Februari 2026, 20:00 WIB

Rayakan Imlek 2577 di Sam Poo Kong, Wali Kota Agustina Tegaskan Harmoni Jadi Kekuatan Kota

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa perayaan Imlek menjadi simbol kuat harmoni dan keberagaman di Kota Semarang.
 (Sumber: )
Semarang Raya16 Februari 2026, 14:01 WIB

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir di Rowosari dan Meteseh, Tembalang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat menangani banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Tembalang pada Senin (16/2/2026) dini hari.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 17:02 WIB

Kunjungan Wapres ke Kota Semarang Jadi Penguat Sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Kedatangan Gibran disambut antusias masyarakat, pengurus klenteng, tokoh agama, serta pelaku usaha di kawasan wisata tersebut.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 11:48 WIB

Besok Gelar Karnaval Dugderan, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang Senin (16/2/2026) besok akan menggelar tradisi Dugderan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
 (Sumber: )
Semarang Raya13 Februari 2026, 20:32 WIB

Dugderan 2026: Wali kota Agustina Padukan Akulturasi Barongsai dan Tradisi Islam dalam Pesta Rakyat

Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026) mendatang.
Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026). (Sumber:  | Foto: Dok)