Minggu, 08 Nov 2026 Semarang RayaUmumBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Umum
Umum

Jokowi Irit Bicara Soal Reshuffle Kabinet Menyusul Dua Menterinya Terseret Dugaan Korupsi

✍️ Galuh Prakasa 🕒 02 Oct 2023 👁️ 4x dibaca
Dito Ariotedjo bersama Presiden Jokowi (Sumber : Instagram Dito Ariotedjo)
Dito Ariotedjo bersama Presiden Jokowi (Sumber : Instagram Dito Ariotedjo) Foto: Instagram Dito Ariotedjo

Presiden Joko Widodo menahan diri dari memberikan tanggapan terkait isu perombakan kabinet dalam konteks kasus hukum yang melibatkan menteri.

INFOSEMARANG.COM -- Presiden Joko Widodo irit bicara soal isu reshuffle kabinet yang tengah mencuat, terutama dalam konteks kasus hukum yang menyeret dua menteri, Menteri Pertanian dan Menteri Pemuda dan Olahraga.

Saat ditanya oleh wartawan setelah menghadiri acara Istana Berbatik di depan Istana Merdeka Jakarta pada Minggu, 1 Oktober 2023 malam, Presiden terlihat serius.

Presiden sebelumnya tengah menjelaskan tentang acara Istana Berbatik, namun ketika pertanyaan mengenai perombakan kabinet muncul, ekspresinya berubah.

Baca Juga: Kepsek Singgung soal Bakat dan Prestasi Pelaku Bullying Siswa SMP di Cilacap Bikin Geram

Ia menggelengkan kepala dan mengernyitkan dahi sebagai tanggapannya.

Dalam momen tersebut, Presiden Widodo juga membalas pertanyaan jurnalis dengan mengajukan pertanyaan balik, "Dengar dari mana?".

Namun, ia tidak memberikan konfirmasi atau penjelasan lebih lanjut terkait isu tersebut.

Sebaliknya, Presiden lebih memilih untuk menjawab pertanyaan lain dari awak media.

Sebagai latar belakang, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan di rumah dinas Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dalam konteks dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.

Baca Juga: X Siapkan Rp309 Miliar untuk Pencipta Konten, Ketahui Syarat Tayangan yang Harus Dipenuhi untuk Monetisasi

Kabar juga beredar bahwa politisi NasDem tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Selain itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, juga disebut terkait aliran dana korupsi infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G, senilai Rp27 miliar.

Kedua peristiwa ini telah menimbulkan spekulasi di kalangan publik mengenai kemungkinan adanya perombakan dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo.***

GP
Galuh PrakasaPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update