Kamis, 29 Okt 2026 Semarang RayaUmumBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Semarang Raya
Semarang Raya

Lurah di Semarang Diduga Pungli ke Kader PKK dan FKK, Modus Ttd SPJ Minta Jutaan Rupiah

✍️ Noorchasanah Anastasia 🕒 10 Aug 2023 👁️ 11x dibaca
Kuitansi yang menjadi bukti pungli oknum Lurah R di Tawangmas, Semarang Barat, kepada kader PKK dan FKK. (Sumber : Instagram @beritasemaranghariini)
Kuitansi yang menjadi bukti pungli oknum Lurah R di Tawangmas, Semarang Barat, kepada kader PKK dan FKK. (Sumber : Instagram @beritasemaranghariini) Foto: Instagram @beritasemaranghariini

Lurah di Semarang Barat diduga melakukan tindak pungutan liar kepada kader FKK dan PKK dengan modus membantu pencairan dana.

Lurah di Semarang Barat diduga melakukan tindak pungutan liar kepada kader FKK dan PKK dengan modus membantu pencairan dana.

INFOSEMARANG.COM - Oknum lurah di Semarang Barat diduga melakukan tindak pungutan liar kepada kader PKK dan FKK. Peristiwa ini diduga terjadi di Kelurahan Tawangmas, Kota Semarang.

Modus pungli Lurah R

Oknum lurah diduga berinisial R ini bermodus membantu pencairan dana kegiatan yang dibutuhkan kader PKK dan FKK. Dikutip dari @beritasemaranghariini, R menandatangani surat pertanggungjawaban kegiatan FKK.

Baca Juga: Siswi di Rembang Ngadu soal Bayar Infak Rp 300 Ribu, Ganjar Pranowo: Kembalikan Uangnya atau Kepsek Suruh Berhenti

Tindakan pungli ini terjadi pada Desember 2022 dan Januari 2023. Dengan nominal pungli sekitar Rp 1,4 juta dan Rp 1 juta.

Bukti dari tindak pungli oknum Lurah R ini yakni adanya kuitansi dengan stempel dan tanda tangan basah. Ada sebanyak 3 kuitansi dengan tulisan tangan.

Selain itu, oknum Lurah R juga mengakui sendiri soal perbuatannya ini.

"Ini aku membantu mencairkan SPJ," kata seorang anggota Kader FKK Tawangmas menirukan ucapan oknum Lurah R.

Sebelumnya, ramai kasus pungutan liar Kepala SMKN 1 Sale Rembang Berkedok Infak untuk Bangun Musala.

***

💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update