Pedagang Barito Slup-slupan Tempati Eks Pasar Dargo Semarang

Sakti Setiawan
Kamis 14 November 2024, 18:13 WIB
Pedagang Barito menempati eks Pasar Dargo yang berada di Jalan dr. Cipto Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Sakti)

Pedagang Barito menempati eks Pasar Dargo yang berada di Jalan dr. Cipto Semarang. (Sumber: | Foto: Sakti)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM- Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang terus berupaya memberikan perhatian kepada para pedagang. Salah satunya dengan menyediakan aset yang dimiliki untuk ditempati pedagang Barito Karya Mandiri. Sebanyak 50 pedagang, Rabu 13 November 2024 mulai menempati Semarang Exhibition Center atau eks Pasar Dargo yang berada di Jalan dr. Cipto Semarang.

Mereka yang menempati Pasar Dargo adalah para pedagang yang sebelumnya berjualan di pasar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Harapannya dengan menempati lokasi yang lebih strategis tersebut akan mendongkrak pendapatan.

“PKL Barito Karya Mandiri yang semula mereka berusaha atau berdagang di MAJT (Masjid Agung Jawa Tengah) dipindahkan ke area yang lebih strategis di atas aset Pemerintah Kota Semarang yang kebetulan selama ini tidak dimanfaatkan yaitu Eks Pasar Dargo,” terang Bambang Pramusinto, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang yang hadir mewakili wali kota Semarang pada acara Slup-Slupan Pedagang Barito Karya Mandiri ke Ex Pasar Dargo, Rabu 13 November 2024.

Slup-slupan ditandai dengan potong pita dan potong tumpeng. Pada kesempatan yang sama juga digelar Talk Show Konsumen Cerdas Dekranasda. Adapun relokasi pedagang masih dilakukan secara bertahap mengingat perbaikan pasar yang belum selesai sepenuhnya.

Pada tahap pertama ini ada 50 pedagang yang direlokasi. Rencananya tahap dua relokasi akan diikuti 230 pedagang pada akhir tahun dan tahap tiga merelokasi keseluruhan 560 pedagang pada bulan April 2025.

“Bentuk support Pemkot Semarang selain fasilitas aset atau tempat adalah anggaran yang digunakan untuk perbaikan (yang diambilkan) dari Anggaran Perubahan 2024 dan Anggaran Murni 2025,” terang Bambang.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Barito Karya Mandiri, Rohmat Yulianta menjelaskan, selain dibiayai oleh Pemkot Semarang, perbaikan gedung Pasar Dargo juga melibatkan para pedagang. Di mana para pedagang, menurut Yuli akan swadaya memperbaiki fasilitas lantai sedangkan lantai dua yakni blok C dan D menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Semarang.

“Kami juga minta agar penerangan diperhatikan supaya tidak rawan kriminalitas. Karena malam di sini gelap dan untuk nongkrong. Kalau terang kan mengurangi kerawanan. Penamaan Barito (Barito Karya Mandiri Dargo Square) tidak bisa dihilangkan, ini ikon orang luar menjadi tahu,” kata Yuli.

Para pedagang Barito Karya Mandiri antusias dengan relokasi ini. Mereka berharap proses perbaikan dapat berjalan tepat waktu sehingga semua pedagang bisa segera menempati lapak barunya.

"Terima kasih atas perjuangannya Ibu wali kota sehingga untuk teman-teman bisa pindah di ex Pasar Dargo. Harapan kami masa depan lebih baik, lebih optimal dengan usaha kita bisa maju," ujar Purwanto, salah seorang pedagang Barito Karya Mandiri.

Ungkapan senada juga disampaikan pedagang lainnya, Tri Gunanto. Dirinya berterima kasih atas kebijakan wali kota Semarang. "Terima kasih Ibu Ita sebagai wali kota Semarang yang telah memberikan kebijakan untuk pasar, kita bertempat di Dargo. Semoga untuk tahun 2025 anggaran murni bisa untuk diselesaikan biar kami dari pedagang bisa langsung masuk semuanya," ujarnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Tags :
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Umum24 Februari 2026, 11:42 WIB

Kabar Baik Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, Bantuan Beras untuk 35 Juta Keluarga

Pemerintah luncurkan stimulus Ramadan 2026: diskon tiket pesawat 18%, bantuan pangan untuk 35 juta keluarga, subsidi pupuk dan energi demi pertumbuhan 6%.
Kabar Baik Jelang Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, 35 Juta Keluarga Dapat Bantuan (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Bisnis23 Februari 2026, 13:26 WIB

Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja yang solid pada awal 2026, perkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Bisnis18 Februari 2026, 12:42 WIB

Laba Moncer dan Fundamental Solid, Analis Pasang Target Harga Tinggi untuk Saham BMRI

Bank Mandiri terus menjaga disiplin pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Bank Mandiri. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya16 Februari 2026, 20:00 WIB

Rayakan Imlek 2577 di Sam Poo Kong, Wali Kota Agustina Tegaskan Harmoni Jadi Kekuatan Kota

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa perayaan Imlek menjadi simbol kuat harmoni dan keberagaman di Kota Semarang.
 (Sumber: )
Semarang Raya16 Februari 2026, 14:01 WIB

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir di Rowosari dan Meteseh, Tembalang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat menangani banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Tembalang pada Senin (16/2/2026) dini hari.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 17:02 WIB

Kunjungan Wapres ke Kota Semarang Jadi Penguat Sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Kedatangan Gibran disambut antusias masyarakat, pengurus klenteng, tokoh agama, serta pelaku usaha di kawasan wisata tersebut.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 11:48 WIB

Besok Gelar Karnaval Dugderan, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang Senin (16/2/2026) besok akan menggelar tradisi Dugderan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
 (Sumber: )
Semarang Raya13 Februari 2026, 20:32 WIB

Dugderan 2026: Wali kota Agustina Padukan Akulturasi Barongsai dan Tradisi Islam dalam Pesta Rakyat

Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026) mendatang.
Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026). (Sumber:  | Foto: Dok)