KAI Daop 4 Semarang Terjunkan Ratusan Petugas Pemeriksa Jalur untuk Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Sakti Setiawan
Selasa 08 Oktober 2024, 18:41 WIB
Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) kereta api. (Sumber:  | Foto: Dok)

Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) kereta api. (Sumber: | Foto: Dok)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang secara konsisten menjaga keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api dengan menugaskan sebanyak 125 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) setiap harinya. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk memastikan bahwa kondisi jalur rel senantiasa berada dalam keadaan aman untuk dilalui kereta api.

"Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) merupakan ujung tombak dalam menjaga keselamatan operasional kereta api. Mereka memiliki tanggung jawab besar untuk memeriksa dan memastikan kondisi jalur rel tetap dalam keadaan terbaik, bebas dari potensi gangguan," ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, Selasa 8 Oktober 2024.

PPJ adalah personel yang bertugas memantau dan mengecek kondisi jalur rel secara berkala, baik secara visual maupun dengan menggunakan alat bantu khusus. Dalam tugasnya, PPJ akan memeriksa kondisi fisik rel, bantalan, sambungan, serta kelengkapan lainnya seperti penambat dan balas. Mereka juga bertugas memastikan tidak adanya potensi kerusakan atau ancaman yang dapat membahayakan perjalanan kereta api.

Dalam menggunakan alat bantu khusus, PPJ juga difasilitasi dengan Kendaraan Perawatan Jalur (KPJ), sebuah kendaraan yang dirancang khusus untuk membantu petugas dalam memeriksa dan merawat jalur rel. KPJ dilengkapi dengan teknologi modern seperti alat pengukur geometri rel untuk memastikan bahwa rel berada dalam kondisi yang tepat. Alat ini sangat membantu PPJ dalam mendeteksi ketidaksempurnaan rel, seperti keausan atau pergeseran, yang mungkin tidak terlihat secara kasat mata.

Di wilayah kerja Daop 4 Semarang, yang mencakup 43 stasiun aktif dari Tegal, Semarang hingga Blora dan di sisi selatan sampai dengan Stasiun Gundih di Kabupaten Grobogan, PPJ memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa rute yang melintasi berbagai daerah ini selalu aman dilalui. Dengan kondisi geografis yang beragam, mulai dari dataran rendah hingga perbukitan, peran PPJ menjadi semakin penting dalam memastikan jalur tetap stabil, terutama saat cuaca ekstrem.

"Tugas PPJ tidak mengenal cuaca. Baik dalam kondisi panas terik maupun hujan deras, mereka harus tetap disiplin menjalankan tugas. Tidak hanya harus teliti, tetapi juga memerlukan fisik dan mental yang prima untuk terus siaga sepanjang waktu," tambah Franoto.

Karena risiko pekerjaan yang cukup tinggi, PPJ diwajibkan mengikuti prosedur keselamatan kerja dengan ketat. Disiplin dalam menerapkan standar operasional prosedur (SOP) serta penggunaan alat pelindung diri (APD) yang lengkap adalah bagian yang tidak bisa diabaikan. PPJ juga harus menjaga keamanan diri saat bertugas di jalur kereta api yang aktif.

Lebih dari sekadar fisik, kecakapan berpikir juga menjadi salah satu syarat utama. Seorang PPJ dituntut untuk memahami secara mendalam tata cara pemeriksaan jalur rel dan mampu menganalisis serta mengevaluasi setiap potensi gangguan yang bisa mengancam keselamatan perjalanan kereta api. Dalam situasi tertentu, mereka juga harus menentukan pembatasan kecepatan kereta api jika diperlukan, untuk memastikan keamanan tetap terjaga.

Sebelum dinyatakan siap bertugas di lapangan, PPJ harus melalui berbagai tahapan pelatihan. Mereka wajib mengikuti modul pelatihan khusus PPJ, diklat tenaga perawatan jalur kereta api tingkat pelaksana, hingga mendapatkan sertifikasi calon pemeriksa jalur yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Setelah dinyatakan kompeten dan menerima sertifikat resmi, barulah mereka dapat bertugas secara penuh sebagai PPJ KAI.

"Kerja keras dan dedikasi dari para Petugas Pemeriksa Jalur merupakan fondasi penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Berkat mereka, KAI dapat memastikan bahwa setiap pelanggan kami dapat tiba di tujuan dengan selamat," tutup Franoto.**

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis18 Februari 2026, 12:42 WIB

Laba Moncer dan Fundamental Solid, Analis Pasang Target Harga Tinggi untuk Saham BMRI

Bank Mandiri terus menjaga disiplin pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Bank Mandiri. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya16 Februari 2026, 20:00 WIB

Rayakan Imlek 2577 di Sam Poo Kong, Wali Kota Agustina Tegaskan Harmoni Jadi Kekuatan Kota

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa perayaan Imlek menjadi simbol kuat harmoni dan keberagaman di Kota Semarang.
 (Sumber: )
Semarang Raya16 Februari 2026, 14:01 WIB

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir di Rowosari dan Meteseh, Tembalang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat menangani banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Tembalang pada Senin (16/2/2026) dini hari.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 17:02 WIB

Kunjungan Wapres ke Kota Semarang Jadi Penguat Sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Kedatangan Gibran disambut antusias masyarakat, pengurus klenteng, tokoh agama, serta pelaku usaha di kawasan wisata tersebut.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 11:48 WIB

Besok Gelar Karnaval Dugderan, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang Senin (16/2/2026) besok akan menggelar tradisi Dugderan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
 (Sumber: )
Semarang Raya13 Februari 2026, 20:32 WIB

Dugderan 2026: Wali kota Agustina Padukan Akulturasi Barongsai dan Tradisi Islam dalam Pesta Rakyat

Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026) mendatang.
Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026). (Sumber:  | Foto: Dok)
Semarang Raya13 Februari 2026, 18:01 WIB

Perkuat Kesadaran Sejarah Masyarakat, Pemkot Semarang Beri Penghargaan Kepada KH Sholeh Darat

Mengangkat kembali sosok seperti KH Sholeh Darat berarti kita sedang menanamkan identitas dan kebanggaan sejarah kepada masyarakat
Pemkot Semarang menggelar seremoni pemberian penghargaan kepada K.H. Sholeh Darat. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya12 Februari 2026, 05:36 WIB

15 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jangli, Pemkot Semarang Siapkan Opsi Relokasi

Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau langsung lokasi terjadinya pergerakan tanah di wilayah RT 7 RW 1, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang pada Rabu (11/2/2026) sore.
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau lokasi terjadinya pergerakan tanah di Jangli. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya11 Februari 2026, 17:54 WIB

Pemkot Semarang Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran dan Rumah Roboh

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh di Kelurahan Kaligawe dan Kelurahan Krobokan.
Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh.  (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya11 Februari 2026, 16:58 WIB

Lantik 42 Anggota DPPI, Wali kota Agustina Harap Bisa Jadi Benteng Ideologi

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 42 anggota Purna Paskibraka menjadi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Semarang di Ruang Lokakrida, Gedung Balaikota, Rabu (11/2/2026)
Pelantikan anggota Purna Paskibraka menjadi DPPI Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: dok)