Waduh! Ternyata 12 Eks Napi Korupsi Jadi Bacaleg Pemilu 2024, Siapa Saja? Cek Daftar Namanya DI SINI

Jeanne Pita W
Senin 28 Agustus 2023, 09:42 WIB
Daftar nama 12 Eks Napi Korupsi yang Jadi Bacaleg Pemilu 2024 (Sumber : kab-bekasi.kpu.go.id)

Daftar nama 12 Eks Napi Korupsi yang Jadi Bacaleg Pemilu 2024 (Sumber : kab-bekasi.kpu.go.id)

INFOSEMARANG.COM -- Pada tahun 2024 nanti, Pemilihan Umum atau Pemilu akan kembali dilaksanakan.

Sejumlah tokoh masyarakat hingga selebritas sudah mulai mendaftarkan dirinya sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) di sejumlah daerah di Indonesia.

Tidak sedikit pula bacaleg usia muda yang mulai terjun ke dunia politik dan mewakilkan diri untuk daerah tertentu.

Baca Juga: Cara Setting YouTube Kids Supaya Lebih Aman Untuk Anak, Segera Blokir Konten Meresahkan

Namun menariknya, beberapa waktu lalu Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkap adanya sejumlah eks narapidana (napi) koripsi yang tampak ikut mencalonkan dirinya di sejumlah daerah.

Setidaknya terdapat 12 nama eks napi korupsi yang jadi bacaleg di Pemilu 2024.

Daftar Nama 12 Eks Napi Koprupsi yang jadi Bacaleg Pemilu 2024

1. Abdillah, tingkatan pencalonan DPR RI dari Partai NasDem, Dapil Sumatera Utara I, nomor urut 5.

Kasus koropsi pengadaan mobil pemadam kebakaran dan penyelewangan dana APBD.

Baca Juga: Prediksi Skor Arema FC vs Persikabo 1973 BRI Liga 1 Hari Ini: Preview, Head to Head, Line Up Pemain

2. Abdullah Puteh, tingkat pencalonan DPR RI dari Partai NasDem, Dapil Aceh II, nomor urut 1.

Kasus korpusi pembelian 2 unit helikopter saat menjadi gubernur Aceh.

3. Susno Duadji, tingkat pencalonan DPR dari PKB, nomor urut 2.

Kasus korupsi pengamanan Pilkada Jabar 2009 dan korupsi penanganan PT Salmah Arowana Lestari.

Baca Juga: Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Lewat HP di Aplikasi JMO

4. Nurdin Halid, tingkat pencalonan DPR dari Partai Golkar, Dapil Sulsel II, nomor urut 2.

Kasus korupsi distribusi minyak goreng Bulog.

5. Rahudman Harahap, caleg DPR dari Partai NasDem, Dapil Sumut I, nomor urut 4.

Korupsi dana tunjangan aparat desa Tapanuli Selatan saat menjadi Sekda Tapanuli Selatan.

Baca Juga: Mau Lolos Seleksi CPNS dan PPPK 2023? 3 Agenda Penting September Ini Jangan Dilewatkan!

6. Al amin Nasution, caleg DPR dari PDIP, Dapil Jawa Tengah VII, nomor urut 1.

Kasus korupsi penerimaan suap dari Sekda Kabupaten Bintan Kepri Azirwan untuk memuluskan proses alih fungsi hutan lindung di Kabupaten Bintan.

7. Rokhmin Dahuri, caleg DPR dari PDIP, Dapil Jabar VIII, nomor urut 1.

Kasus korupsi dana nonbujeter Departemen Kelautan dan Perikanan.

Baca Juga: Dampak Perubahan Iklim, Salju Abadi di Puncak Jaya Papua Menuju Kepunahan

8. Patrice Rio Capella, caleg DPD, Dapil Bengkulu, nomor urut 10.

Kasus penerimaan gratifikasi dalam proses penanganan perkara bantuan daerah, tunggakan dana bagi hasil dan penyertaan modal sejumlah BUMD di Sumatera Utara oleh kejaksaan.

9. Dody Rondonuwu, caleg DPD, dapil Kalimantan Timur nomor urut 7.

Kasus korupsi dana asuransi 25 orang anggota DPRD Kota Bontang periode 2000-2004 (saat utu, Dody masih menjadi anggota DPRD Kota Bontang).

Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Liverpool vs Newcastle, The Reds Menang Dramatis dengan Epik

10. Emir Moeis, caleg DPD, Dapil Kalimantan Timur, nomor urut 8.

Kasus suap proyek pembangunan PLTU di Tarahan, Lampung tahun 2004.

11. Irman Gusman, caleg DPD, Dapil Sumatera Barat, nomor urut 7.

Kasus suap dalam impor gula oleh Perum Bulog.

Baca Juga: 7 Hal Penting yang WAJIB Diperhatikan Dalam Kontrak Kerja, Jangan Sampai Dirugikan Perusahaan

12. Cinde Laras Yulianto, DPD, Yogyakarta, nomor urut 3.

Kasus korupsi dana purna tugas sebesar Rp 3 miliar.

Tentunya daftar nama yang diungkap ICW ini menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat.

Di sisi lain, warganet juga mempertanyakan terkait BI checking dari sejumlah nama eks napi korupsi tersebut serta proses pendaftarannya sehingga bisa menjadi Bacaleg di Pemilu 2024.

Selain itu, baca juga Cara Cek BI Checking atau SLIK OJK Online, Sangat Praktis Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)