Elektabilitas Yoyok Sukawi Tertinggi Jelang Pilwakot Semarang, Demokrat: Kita Tetap Harus Kerja Keras

Sakti Setiawan
Kamis 08 Agustus 2024, 18:19 WIB
Yoyok Sukawi. (Sumber:  | Foto: Dok)

Yoyok Sukawi. (Sumber: | Foto: Dok)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM - Ketua DPC Partai Demokrat Kota Semarang, Wahyoe "Liluk" Winarto tetap tak ingin terbuai atas hasil survei dari Indo Barometer yang menempatkan kadernya, AS Sukawijaya alias Yoyok Sukawi sebagai calon wali kota Semarang 2024 dengan tingkat elektabilitas tertinggi.

"Saya apresiasi kemarin yang disampaikan lembaga survei Indo Barometer bahwa menempatkan Mas Yoyok di peringkat pertama, saya apresiasi," katanya saat konferensi pers di Posko Pemenangan Koalisi Semarang Maju di Srondol Kulon, Banyumanik, Kota Semarang, Kamis 8 Agustus 2024.

Diketahui hasil survei Indo Barometer dalam simulasi terbuka atau top of mind menunjukkan tingkat elektabilitas Yoyok Sukawi mencapai 16,5 persen. Dia unggul di atas sejumlah nama lain yang dijagokan akan maju pada Pilwakot Semarang 2024.

Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu atau Mbak Ita di posisi kedua dengan elektabilitas 11 persen. Lalu Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Ade Bhakti Ariawan 6,3 persen, disusul Bupati Kendal Dico Ganinduto 2,8 persen. Sementara elektabilitas nama calon lainnya berada di bawah 2 persen.

Menanggapi hasil survei ini, Liluk berkata, pihaknya tidak mau terlalu percaya diri karena perjalanan dalam Pilwakot masih panjang. Bahkan partainya bersama partai lain di Koalisi Semarang Maju akan bekerja lebih keras dalam memenangkan Anggota DPR RI dan CEO PSIS tersebut.

"Dan kita tentunya tidak terus percaya diri, perjalanan masih jauh kan. Kita harus juga kerja keras untuk bisa lebih baik dari survei yang ada. Dan tentu kan dari wakil juga akan menentukan," ungkap Liluk.

Di luar itu, saat ini Koalisi Semarang Maju yang terdiri dari Partai Demokrat, PKS, PKB, NasDem, PAN, dan PPP, masih terus menggodok sejumlah nama yang diusulkan sebagai calon wakil wali kota pendamping Yoyok Sukawi.

"Kita kemarin sampaikan nama-nama yang muncul, kita akan godok semua ke tim dan dilaporkan ke DPP masing-masing partai. Kemarin sudah saya sampaikan ada enam atau lima (calon wakil-red)," ucap dia.

Dia menyebut, pembahasan dengan partai pengusung lain mengenai calon wakil wali kota masih bersifat cair dan dinamis. Dia berharap siapa pun wakil yang akan terpilih, nantinya dapat meningkatkan elektabilitas Yoyok Sukawi.

"Tentu harapan kita nanti Mas yoyok yang lebih tahu persis karena tadi saya sampaikan bahwa pasangan ini harus cocok," ujar Wakil Ketua DPRD Kota Semarang tersebut.

Sebelumnya peneliti survei Indo Barometer, M Qodari menyampaikan hasil survei Pilwakot Semarang dalam FGD “Membaca Peta Politik Jelang Pilwakot Semarang 2024 Jilid 3” di Hotel Neo Candi, Selasa (6/8/2024) siang. M Qodari hadir dalam FGD secara online melalui Zoom Meeting.

Dia mengatakan, awareness pemilih paling tinggi terhadap AS Sukawijaya (Yoyok Sukawi) mencapai (16.5%), disusul Hevearita G Rahayu (Mbak Ita) (11%), Ade Bhakti Ariawan (6.3%), Dico M. Ganinduto (2.8%) dan Krisseptiana (Tia Hendi) (2%), nama lainnya (<2%). Pemilih yang menyatakan tidak tahu/tidak jawab (56.5%).

"Alasan utama publik memilih calon wali kota adalah karena dinilai berpengalaman, kinerjanya bagus/terbukti, dekat dengan rakyat/merakyat, hanya nama calon tersebut yang saya tahu dan orangnya baik,” ucap Qodari.

Survei ini dilakukan pada 18 hingga 23 Juli 2024 di 16 kecamatan menggunakan metode multistage random sampling dengan wawancara tatap muka. Jumlah sampel sebanyak 400 responden, dengan margin of error sebesar ±4.90 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )