Sabtu, 07 Nov 2026 Semarang RayaUmumBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Umum
Umum

Hasil Otopsi Siswa SMP Karanganyar Tewas Usai Latihan Silat, Polisi: Ada Luka di Organ Vital..

✍️ Elsa Krismawati 🕒 30 Nov 2023 👁️ 17x dibaca
Wildan Ahmad, siswa SMP di Karanganyar yang meninggal usai latihan silat (Sumber : instagram @smpn5karanganyar)
Wildan Ahmad, siswa SMP di Karanganyar yang meninggal usai latihan silat (Sumber : instagram @smpn5karanganyar) Foto: instagram @smpn5karanganyar

Hasil otopsi jenazah Wildan Ahmad, siswa SMP di Karanganyar yang meninggal usai latihan silat, sebut alami trauma luka di organ vital seperti pankreas, hati dan organ lainnya akibat pukulan

INFOSEMARANG.COM - Polres Karanganyar akhirnya merilis hasil otopsi siswa SMP di Karanganyar bernama Wildan Ahmad, yang dikabarkan meninggal dunia usai latihan silat.

Hasil otopsi menyebutkan, dalam laporan Tim Forensik Kepolisian RSUD dr Moewardi Solo, korban meninggal akibat organ vital yang mengalami trauma akibat pukulan.

Hal itu diungkap langsung Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra pada awak media.

Baca Juga: Cerita Teman Kampus Soal Hendri Cahaya Putra, Pelaku Rudapaksa di Tapteng: Nggak Mau Bersentuhan Sama Cewek, Ternyata..

"Dari hasil otopsi yang kami terima, penyebab kematian korban meninggal karena trauma dipukul yang mengakibatkan luka di organ vital, seperti pankreas, ginjal dan hati," kata Jerrold, dikutip Infosemarang.com 30 November 2023.

Usai mendatapi hasil otopsi, pihak penyidik akan segera melakukan rekontruksi kasus dugaan penganiyaan oleh 5 orang tersangka.

Sebelumnya, kelima tersangka merupakan senior dari korban dalam perguruan silat tersebut.

Baca Juga: Situasi Terkini di Jalan Kaligawe: Banjir di Depan RSI Sultan Agung Mulai Surut

Kelima orang tersebut yang kini bersatatus tersangka, diantaranya, ada BP (21), RS (20), AE (17), HT (16) dan MA (15).

Dengan tiga orang pelaku masih di bawah umur, penyidik akan mempertimbangkan untuk adanya pemeran pengganti dalam adegan reka ulang di TKP nanti.

Diketahui, kelima pelaku memberi hukuman pada Wildan lantaran ia tidak berhasil membawa 4 orang murid baru ke perguruan silat.

Baca Juga: Identitas Pelaku Rudapaksa Puluhan Anak Laki-laki di Tapanuli Tengah, Dulunya Dikenal Rajin Ibadah

Setelah mendapat pukulan itulah, korban mengalami sesak nafas, dan sempat dibawa ke RSUF Karanganyar, namun dinyatakan meninggal dunia pada minggu, 26 November 2023. ***

EK
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update