Wapres Tinjau Perkembangan Nasabah PNM Mekaar Semarang

Sakti Setiawan
Sabtu 23 November 2024, 13:33 WIB
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming meninjau nasabah binaan PNM di wilayah Semarang. 
 (Sumber:  | Foto: Sakti)

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming meninjau nasabah binaan PNM di wilayah Semarang. (Sumber: | Foto: Sakti)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM- Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming meninjau secara langsung perkembangan nasabah binaan PNM di wilayah Semarang. Dalam kegiatan silaturahmi yang diselenggarakan di GOR Jatidiri pada Jum'at, 22 November 2024, didampingi oleh Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma'ruf, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, dan Direktur Utama PNM Arief Mulyadi.

Sebanyak 3.000 ibu-ibu berkesempatan untuk bertemu langsung dengan Gibran dan berdialog serta memamerkan produk usahanya yang berjejer di pameran.

Dalam laporannya Arief menjelaskan di bawah cakupan cabang Semarang terdapat 207.224 ibu-ibu prasejahtera yang tergabung sebagai nasabah PNM Mekaar. Plafon pinjaman rata-rata 4 juta Rupiah dan terus meningkat menandakan tumbuhnya ekonomi di akar rumput.

Ibu-ibu Mekaar sangat antusias saat dihampiri Gibran dan ditanya tentang perkembangan usahanya. Wakil Presiden RI tersebut juga tak segan memborong produk usaha rumah tangga yang dijual seluruh peserta pameran mulai dari keripik kulit ikan layur, jamu tradisional hingga kreasi rajut.

Saat mampir di salah satu stan penjual camilan, Gibran memberikan semangat untuk terus mengembangkan usaha. “Nanti tolong dibantu izin BPOM dan sertifikat halal,” ucapnya kepada Dirut PNM.

Bukan hanya sekali atau dua kali saja PNM mengajak nasabah dan membawa produk nasabah ke pameran berskala besar. Fasilitasi ini merupakan bagian dari pemberdayaan PNM melalui pemberian modal finansial, intelektual dan sosial. Harapannya terbentuk mindset entrepreneurship pada diri ibu-ibu.

Untuk meningkatkan pengetahuan mereka, nasabah yang hadir di GOR Jatidiri juga mendapatkan edukasi terkait hidup sehat untuk mencegah stunting yang rentan menyerang keluarga prasejahtera.

Arief menyampaikan hal tersebut kepada orang nomor dua di Republik Indonesia sambil berkeliling meninjau stan pameran nasabah bersama.

Arief berterima kasih atas perhatian Gibran kepada pelaku usaha UMKM khususnya ultra mikro yang telah memberikan kenangan istimewa bagi usaha kecil-kecilan bisa dilirik orang nomor dua di Indonesia.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)