Persiapan Pilkada 2024 Serentak di Kota Semarang Telah Matang

Sakti Setiawan
Selasa 09 Juli 2024, 19:35 WIB
Rakor Desk Pilkada di Gradhika Bhakti Praja Kompleks Kantor Gubernur Jateng.
 (Sumber:  | Foto: sakti)

Rakor Desk Pilkada di Gradhika Bhakti Praja Kompleks Kantor Gubernur Jateng. (Sumber: | Foto: sakti)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu siap menjamin pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 serentak di Kota Atlas akan berjalan kondusif.

Mbak Ita, begitu dia disapa menyatakan, persiapan menyambut Pilkada serentak di Ibu Kota Jawa Tengah (Jateng) telah dilakukan dengan matang.

"Baik di provinsi maupun kabupaten/kota harus siap semua," kata Mbak Ita, seusai mengikuti Rapat Koordinasi Desk Pilkada dan Kondusifitas Wilayah di Gradhika Bhakti Praja Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Selasa 9 Juni 2024.

Dalam rapat koordinasi tertutup itu, Mbak Ita menjelaskan mengenai persiapan-persiapan dan teknis keamanan di wilayahnya.

Dia menyebut keamanan Pilkada serentak di Kota Semarang ini menjadi tanggung jawab bersama. Meski terkait keamanan menjadi tanggung jawab TNI-Polri, menurutnya seluruh elemen masyarakat harus mengawal supaya berjalan lancar.

Pasalnya, gelaran lima tahunan tersebut merupakan yang pertama dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kondusifitas dalam Pilkada serentak adalah hal yang utama.

"Kita bersama-sama harus mengawal, monitoring, dan berkolaborasi. Karena meski keamanan ada di TNI Polri, tetapi Pemkot Semarang dan masyarakat pun menjadi bagian kelancaran, sukses pelaksanaan Pilkada serentak," katanya.

Untuk Kota Semarang, Mbak Ita menyatakan telah siap menyambut pelaksanaan Pilkada serentak, November mendatang.

"Insya-Allah Kota Semarang siap semua, di sini juga sudah ada simulasi pengamanan dari Kodam IV Diponegoro dan Polda Jateng," katanya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Jateng, Nana Sudjana mengatakan, rapat koordinasi digelar jauh hari sebelum pendaftaran calon kepala daerah dibuka mulai 27 hingga 29 Agustus mendatang.

"Ini jauh-jauh hari sebelum pendaftaran untuk mengingatkan kabupaten/kota dalam menghadapi pesta demokrasi rakyat," kata Nana Sudjana.

Nana mengatakan, seluruh kepala daerah di Jateng harus memastikan kesiapan Pilkada serentak yang pertama digelar di Indonesia ini aman, lancar, dan kondusif.

"Partisipasi masyarakatnya harus tinggi, kondusifitas wilayah harus terjaga, tahapan pilkada berjalan baik, dan pelayanan sistem pemerintahan harus berjalan baik," tuturnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)