Agar Tak Gersang, 500 Bibit Pohon Ditanam Di Wilayah Kelurahan Tanjungmas Semarang

Sakti Setiawan
Jumat 26 April 2024, 13:54 WIB
Penanaman 500 bibit pohon di RW 11, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara secara simbolis, Jumat 26 April 2024. (Sumber:  | Foto: Sakti Setiawan.)

Penanaman 500 bibit pohon di RW 11, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara secara simbolis, Jumat 26 April 2024. (Sumber: | Foto: Sakti Setiawan.)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM- Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Artha Tanah Mas kembali melakukan penanaman bibit pohon untuk peneduh wilayah pesisir. Ada 500 bibit pohon yang ditanam sebagai peringatan Hari Bumi di wilayah Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, Jumat 26 April 2024.

Sebelumnya ada 15 bibit pohon ditanam di RW 11 dan 15 bibit ditanam di RW 10. Lalu masing-masing RW dari RW 1 - 16 mendapatkan 26 bibit pohon untuk ditanam di wilayahnya.

Direktur BPR Artha Tanah Mas, Rina Sulistyo Utami, menjelaskan kegiatan penanaman bibit pohon ini merupakan kepedulian untuk memperingati Hari Bumi pada 22 April 2024. Menurutnya, lingkungan yang hijau akan membantu produktivitas masyarakat.

BPR Artha Tanah Mas yang merupakan jasa keuangan sangat konsisten dalam menjaga penghijauan lingkungan. Tujuannya demi lingkungan yang lebih sehat.

Program kali kedua ini yang sebelumnya dilakukan di Kelurahan Panggung Lor. Mengenai pemilihan lokasi Kelurahan Tanjungmas karena kondisi wilayah yang gersang. "Ketika kondisi hijau, masyarakat lebih sehat untuk produktif," katanya.

Bibit pohon jenis Tabebuya, Pronojiwo, dan Kupu-kupu dipilih karena dapat meneduhkan dan mempercantik lingkungan. "Dari informasi Perhutani, tanaman tersebut tahan di pesisir seperti Tanjungmas," jelasnya.

Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih sangat mengapresiasi penanam 500 bibit pohon di wilayah Tanjungmas. "Kedua kalinya untuk mempercantik dan memperindah lingkungan, tentunya penanaman ini sangat bermanfaat bagi lingkungan" katanya.

Ia berharap masyarakat Kelurahan Tanjungmas ikut memelihara bibit pohon yang telah ditanam demi kelestarian lingkungan. "Penanaman ini juga selaras dengan program Bu Wali Kota Semarang, karena penghijauan lingkungan bisa memperindah wilayah pesisir ini," ujarnya. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)