Tak Kuat Nanjak, Truk Pengangkut Pasir Timpa Mobil dan Motor di Semarang

Sakti Setiawan
Kamis 04 April 2024, 14:16 WIB
Truk pasir melorot mundur dan menimpa sebuah minibus dan sepeda motor yang berada persis dibelakangnya.  (Sumber:  | Foto: dok Basarnas.)

Truk pasir melorot mundur dan menimpa sebuah minibus dan sepeda motor yang berada persis dibelakangnya. (Sumber: | Foto: dok Basarnas.)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM -Sebuah truk pengangkut pasir yang dikemudikan Hendri Prasetyo (22) tidak kuat menanjak di jalan Pawiyatan Luhur Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang pada Kamis 4 April 2024. Akibatnya truk dengan nopol H 9968 AC tersebut melorot mundur dan menimpa sebuah minibus dan juga sebuah sepeda motor yang berada persis dibelakangnya.

Beruntung bagi Gusti Randa (20) sang pengendara sepeda motor berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak mengalami cedera yang berarti, namun naas bagi Tyok (43) warga Banyumanik Semarang, yang juga pengemudi minibus Grandmax tersebut tidak sempat menghindar dan minimus yang dia bawa tertimpa bak truk muatan pasir penuh.

"Kejadian kami terima pukul 08.05 wib dan langsung kami kirimkan satu tim rescue lengkap dengan peralatan ekstrikasi karena ada satu orang terjepit akibat kecelakaan tersebut," ujar Budiono, Kepala Basarnas Semarang.

Tim Basarnas yang tiba di lokasi pada pukul 08.30 WIB segera melakukan pertolongan bersama dengan tim SAR gabungan lainnya. Proses evakuasi sendiri berjalan cukup sulit karena posisi awal minibus yang tertimpa truk pasir.

Setelah truk dipindahkan, tim SAR gabungan segera berjibaku mengeluarkan sang driver dari kabin minibus bernopol H 9071 DC dengan menggunakan peralatan ekstrikasi. Tak butuh waktu lama, pada pukul 09.55 WIB sang sopir berhasil dikeluarkan dari kabin dalam keadaan selamat.

"Driver berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan tidak mengalami cedera yang berarti, hanya lecet terkena pecahan kaca. Namun korban dan juga pengendara motor tetap dibawa ke rumah sakit Hermina Banyumanik Semarang untuk pemeriksaan medis lebih lanjut," jelas  Budiono.

"Terimakasih untuk tim SAR gabungan atas keberhasilan evakuasinya sehingga korban selamat dan untuk masyarakat bisa lebih berhati-hati lagi dijalan terutama jika berada di belakang kendaraan yang bermuatan full, agar bisa lebih menjaga jarak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)