Jelang Ramadan, Polisi Sidak Hotel Prostitusi di Kartini Semarang, Ciduk Remaja-remaja Mesum

Sakti Setiawan
Sabtu 09 Maret 2024, 13:37 WIB

Polisi saat sidak di sebuah hotel yang diduga sering digunakan untuk prostitusi.  (Sumber:  | Foto: istimewa)

Polisi saat sidak di sebuah hotel yang diduga sering digunakan untuk prostitusi. (Sumber: | Foto: istimewa)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM- Polsek Semarang Timur menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) jelang bulan eamadhan di salah satu penginapan di Jalan Kartini Semarang, Jumat 8 Maret 2024 malam.

Dalam operasi pekat terssbut, polisi mengamankan tiga pasangan tak resmi.

Kapolsek Semarang Timur, Iptu Iwan Kurniawan, menjelaskan target dari operasi tersebut mengarah pada penginapan yang digunakan untuk tempat prostitusi.

Selain itu, dirinya menyebut operasi pekat digelar dalam rangka menjaga kondusifitas jelang bulan suci Ramadhan.

"Atas perintah pimpinan, dalam rangka menjaga kondusifitas bulan ramadhan, kami gelar operasi pekat selama 20 hari. Malam ini sasaran kami penginapan, rumah kos, home stay, atau pun tempat tempat yang diduga menjadi tempat prostitusi," ungkap Iwan.

Sementara dari Kanit Reskrim Polsek Semarang Timur, Ipda Bunawi menambahkan selama operasi semalam ada tiga pasangan bukan suami istri, dan enam remaja yang berhasil diamankan dari beberapa kamar penginapan.

"Ada tiga pasangan tak resmi, tiga orang diantaranya masih berstatus mahasiswa di Kota Semarang. Kami juga mendapati ada 6 remaja di bawah umur, dua diantaranya perempuan di dalam salah satu kamar. Total ada 10 orang yang kita amankan karena terjaring razia," tambahnya.

Bunawi juga mengatakan usai diamankan dua belas orang tersebut dibawa ke Mapolsek Semarang Timur untuk dilakukan pendataan.

"Kami bawa ke kantor untuk dilakukan pendataan. Selanjutnya 10 orang ini kami lakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali," katanya.

Terakhir Bunawi memastikan kegiatan seperti ini juga akan terus dilakukan selama bulan ramadhan.

"Dengan harapan agar masyarakat yang menjalankan dapat khusuk dan nyaman," pungkasnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )