Waduh! Caleg DPRD Kendal Dipolisikan Dugaan Penganiyaan Anak Kandung

Elsa Krismawati
Rabu 31 Januari 2024, 16:45 WIB
Ilustrasi | Caleg DPRD Kendal pukul anak kandung (Sumber: Pexels/ NEOSiAM 2021)

Ilustrasi | Caleg DPRD Kendal pukul anak kandung (Sumber: Pexels/ NEOSiAM 2021)

INFOSEMARANG.COM- Seorang caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kabupaten Kendal dipolisikan karena diduga menganiaya anak kandungnya.

Pria berinisial SA diduga menganiaya anak kandungnya yang duduk di kelas 10 Sekolah Menengah Atas (SMA) berinisial SMW.

Diketahui caleg DPRD Kendal tersebut tega menganiaya anaknya karena mengaku kehilangan handphone ketika pulang sekolah.

Baca Juga: Desak Anies Segera Hadir di Kota Semarang, Ini Jadwalnya!

Aduan SMW itu justru direspons emosi oleh SA hingga akhirnya terlibat cekcok dengan sang anak.

Keributan ini pun berbuntut pemukulan SMW karena ayahnya merasa kesal dengan kejadian tersebut.

Tak hanya itu, SA juga diduga menganiaya anaknya menggunakan gagang sapu yang menyebabkan luka lebam di lengan dan badan SMW.

Baca Juga: Sekda Kota Semarang Sebut ASN di 177 Kelurahan Terindikasi Memihak Salah Satu Capres

Atas perbuatanya itu, SMW kemudian mengadu kepada DN, ibu kandungnya, yang kemudian melaporkan dugaan penganiayaan terhadap anaknya itu kepada Polres Kendal pada Rabu (24/1/2024).

Sementara hubungan DN dengan SA saat ini memang merenggang karena telah berpisah rumah sejak 2010 silam.

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Untung Setyahadi, membenarkan terkait informasi tersebut.

Baca Juga: Viral, Jalan Onggorawe Demak yang Baru Dicor Malah Dirusak Pengendara Nakal

Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan atas dugaan penganiayaan pria yang juga caleg itu kepada anak kandungnya.

“Berdasarkan aduan, iya (ada kejadian seperti itu). Dan saat ini masih penyelidikan,” kata AKP Untung seperti dikutip Infosemarang.com dari Antara pada 31 Januari 2024.

Namun, hingga kini yang bersangkutan belum dilakukan proses penahanan.

Baca Juga: Rayyanza 'Cipung' Dihujat, Ternyata Gara-gara Ada Insiden saat Main dengan Ameena

Kendati laporan sudah diterima oleh pihak kepolisian.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )