Jumat, 30 Okt 2026 Semarang RayaUmumBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Gaya Hidup
Gaya Hidup

Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro Penuh Enceng Gondok, Terlihat Indah tapi Berbahaya

✍️ Noorchasanah Anastasia 🕒 27 Oct 2023 👁️ 17x dibaca
Aliran sungai Bengawan Solo di Bojonegoro dipenuhi enceng gondok. (Sumber : Instagram @huseinmusthafa)
Aliran sungai Bengawan Solo di Bojonegoro dipenuhi enceng gondok. (Sumber : Instagram @huseinmusthafa) Foto: Instagram @huseinmusthafa

Beredar video yang memperlihatkan aliran sungai Bengawan Solo di Dusun Teleng Malo, Bojonegoro, Jawa Timur, yang dipenuhi dengan tanaman enceng gondok.

INFOSEMARANG.COM - Viral video yang memperlihatkan kondisi aliran sungai Bengawan Solo yang dipenuhi dengan tanaman enceng gondok. Video tersebut viral pada Kamis 26 Oktober 2023.

Terlihat video yang diambil menggunakan drone, kondisi aliran sungai yang terlihat sangat hijau. Bila didekati, rupanya kehijauan tersebut adalah tanaman enceng gondok yang sudah lebat memenuhi area sungai.

Pemandangan ini terjadi di Dusun Teleng Malo, Bojonegoro, Jawa Timur. Tak diketahui sepanjang apa tanaman enceng gondok ini memenuhi sungai.

Apakah berbahaya jika tanaman enceng gondok memenuhi aliran sungai seperti ini?

Baca Juga: Viral Video Uji Jembatan Kaca di China, Publik: Yang Tiruan Indonesia Sudah Makan Korban

Seperti diketahui, tanaman enceng gondok merupakan parasit atau gulma. Jika tidak dihilangkan, maka ekosistem di sungai ini akan terganggu, terlebih kehidupan faunanya.

Tanaman enceng gondok yang sudah lebat seperti ini akan mengganggu pencahayaan matahari yang masuk ke dalam air. Sehingga membuat hewan-hewan yang ada di perairan ini kekurangan cahaya karena tertutup enceng gondok. Padahal hewan seperti ikan sangat membutuhkan sinar matahari.

Meski enceng gondok bisa berfungsi sebagai penjernih air namun keberadaannya ini justru mengancam ekosistem makhluk hidup seperti ikan.

IDFoS Indonesia mengajak warga dan relawan untuk turut serta membasmi enceng gondok di kawasan Bengawan Solo ini pada Minggu 29 Oktober 2023 pagi.

Sebelum enceng gondok ini semakin menyebar luas, diharapkan warga bisa berpartisipasi untuk menyelamatkan ekosistem di sungai Bengawan Solo ini.

***

💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update